“..memberkati engkau serta membuat namamu masyhur; dan engkau akan menjadi berkat.” Kejadian 12:2
Janji menjadi bangsa besar tidak pernah terwujud selama Abram hidup. Anak hanya satu: Ishak. Apakah Tuhan berdusta? Tentu tidak. Tuhan menggenapi janjinya. Setelah Abram mati.
Melalui keturunannya: Yakub memiliki anak 12 orang, dari sana terbentuk 12 suku Israel dan menjadi satu bangsa yang besar.
Janji Tuhan tidak selalu terwujud pada masa kita hidup. Boleh jadi realisasinya setelah kita mati. Melalui anak dan cucu kita. Maka bagian kita hanyalah setia dan mendoakan anak-anak kita.
Walau janji tentang bangsa besar belum menjadi kenyataan pada masa hidup Abram, namun beberapa janji lainnya menjadi kenyataan.
“dan memberkati engkau serta membuat namamu masyhur; dan engkau akan menjadi berkat.”
Tuhan memberkati Abram secara pribadi dengan kemakmuran material dan spiritual (Ulangan 7:13-16). Dalam kejadian 13:2, diterangkan tentang kekayaan Abram: Bnayak ternak dan emasnya.
Dalam Perjanjian Lama, kekayaan diukur dengan ternak yang banyak dan kuat, logam mulia, seperti emas dan perak, dan hamba-hamba.
Berkat Allah dimanifestasikan dalam kemakmuran melalui umur panjang, kekayaan, damai sejahtera, hasil panen yang banyak, dan keturunan (misalnya Kejadian 24:35-36).
Jadi, Allah memberkati Abram dengan kekayaan materi yang berlimpah. Dia menikmati kekayaan itu sepanjang hidupnya.
Janji lainnya adalah membuat namamu masyhur atau memiliki nama besar. Di Timur Dekat kuno, nama seseorang sangatlah penting.
Janji Allah untuk nama besar berarti bahwa Abram akan memperoleh kehormatan pribadi dan menjadi orang yang dihormati dengan karakter dan reputasi yang tinggi.
Selama hidupnya dia dikenal oleh bangsa-bangsa dan raja-raja. Bagaimana dia menyelamatkan raja Sodom dan Lot keponakannya. Dia memiliki reputasi yang baik dan dikenal oleh raja-raja.
Bahkan sampai sekarang nama Abram terus dikenal. Tidak ada nama dalam sejarah yang begitu dikenal seperti nama Abram. Kaum Yahudi, Kristen, Muslim, Persia, dan Mesir sangat menghormati Abram.
Selanjutnya berkat lainnya adalah engkau akan menjadi berkat. Abram akan menjadi berkat, yang menjadi standar untuk memohon berkat.
Dia menjadi berkat bagi Lot, Raja Sodom dan menjadi berkat bagi Abimelek, istri dan budak-budaknya sehingga dapat melahirkan anak.
Dia tidak hanya menjadi berkat pada masa hidupnya bagi orang-orang, namun sepanjang sejarah, hidupnya menjadi berkat bagi orang-orang.
Apa artinya bagi Abram akan “menjadi berkat”? Ia akan menjadi saluran atau sumber berkat bagi orang lain.
Dan sepanjang hidupnya berkat yang paling indah yang diterima Abram adalah menjadi berkat bagi orang lain.
Tuhan memberkati kita agar kita dapat menjadi berkat bagi orang lain, dan perhatian-Nya yang besar adalah agar seluruh dunia dapat diberkati.
Jadi, Abram diberkati agar dapat menjadi berkat. Kita diberkati agar kita dapat menjadi berkat.
Aku akan memberkatimu sehingga engkau akan menjadi berkat. Penggenapan janji itu didefinisikan bagi Abraham dalam hal tanah, keturunan, dan berkat.
Janji Tuhan tidak hanya digenapi segera pada zaman Abraham, tetapi juga digenapi melalui Injil; tanah yang dijanjikan diubah menjadi seluruh dunia.
Janji keturunan fisik Abraham diubah menjadi anak-anak rohani Bapa yang diadopsi melalui iman kepada Kristus, dan berkat keselamatan diberikan kepada semua bangsa.
Jadi berkat yang paling indah dalam hidup bukan menerima berkata, namun menjadi berkat. Mar kita menjadi berkat bagi orang lan. Karena kita diberkati untuk menjadi berkat.
Blessed to be Blessing
