Saya Akan Pergi dengan Keluarga Ku
Karena mereka yang melayani dengan baik beroleh kedudukan yang baik sehingga dalam iman kepada Kristus Yesus mereka dapat bersaksi dengan leluasa. 1 Timotius 3:13
Tujuan Pelayanan Rumah Tangga
Tujuan utama pelayanan rumah tangga adalah untuk memperkuat pernikahan dan keluarga. Keluarga didirikan oleh penciptaan Ilahi de-ngan lembaga pernikahan sebagai pusatnya. Sebagai pasangan permu-laan di mana nilai-nilai dipelajari dan kapasitas untuk hubungan yang akrab dengan Allah dan orang lain dikembangkan, kesehatan hubungan ini sangat penting untuk misi pemuridan Gereja.
Pelayanan rumah tangga mengakui ajaran Alkitab yang berhubungan dengan keluarga dan menjunjung tinggi teladan Allah untuk kehidup-an keluarga. Pada waktu yang sama ini membawa pengertian terhadap pengalaman mengecewakan yang dialami oleh perorangan dan keluar-ga-keluarga di dunia yang berdosa ini.
Tugas-tugas Pelayanan Rumah Tangga
Departemen ini memudahkan pengertian, persatuan, dan kasih sayang dalam rumah tangga dan dalam keluarga Allah.
- Membantu perkembangan pendamaian dan pemulihan antara generasi yang dijanjikan dalam pekabaran Elia pada Maleakhi 4:5, 6.
- Memberikan pengharapan dan sokongan bagi mereka yang terluka dan disakiti oleh perlakuan kejam, bermasalah dalam rumah tangga, dan hubungan yang retak.
- Memberikan kesempatan berkembang melalui pendidikan dan peningkatan kehidupan keluarga.
- Menolong individu-individu, pasangan yang menikah, dan keluarga untuk memperoleh bimbingan profesional jika diperlukan.
Pelayanan rumah tangga di jemaat setempat berfokus pada:
- Bimbingan pranikah bagi pasangan-pasangan, program memperkukuh pernikahan, dan pendidikan para orangtua.
- Pelayanan rumah tangga juga memberikan perhatian pada keperluan khusus bagi para orangtua tunggal dan keluarga-keluarga tiri.
- Menyediakan pelajaran dalam penginjilan dari keluarga ke keluarga.
Tugas lainnya
- Membuat data jumlah keluarga.
- Memperhatikan ibu hamil dan melahirkan, mengadakan baby shower untuk bayi baru lahir, kerjasama dengan BWA dan PAA.
- Membuat laporan triwulan
Kutipan
“Pekerjaan kita bagi Kristus harus dimulai dari dalam rumah tangga…. Tidak ada ladang pekerjaan Injil yang lebih penting dari rumah tangga ini….
“Ladang rumah tangga ini telah dilalaikan banyak orang dengan sa-ngat memalukan, dan inilah waktunya menyajikan sumber-sumber ser-ta obat-obat Ilahi supaya keadaan yang jahat ini dapat diperbaiki.”—Membina Keluarga Bahagia, hlm. 33.
“Allah merancang bahwa keluarga-keluarga di bumi akan menjadi satu lambang keluarga di surga. Rumah tangga Kristen, dibentuk dan dijalankan sesuai dengan rencana Allah, merupakan agen-agen-Nya yang paling efektif untuk pembentukan tabiat Kristen dan untuk kema-juan pekerjaan-Nya.”—Testimonies, jld. 6, hlm. 430.
“Misi rumah tangga itu melampaui lingkungan anggota-anggota ke-luarga itu saja…. Jauh lebih berkuasa daripada khotbah mana pun yang dapat dikhotbahkan adalah pengaruh dari sebuah keluarga yang benar atas hati dan kehidupan manusia.”—Membina Keluarga Sehat, hlm. 320.
Pemimpin Pelayanan Rumah Tangga
Seseorang atau sepasang suami istri (Lihat hlm. 220-213) untuk definisi Gereja terhadap perni-kahan) boleh dipilih untuk melayani sebagai pemimpin pelayanan ru-mah tangga.
Mereka harus menjadi teladan dalam hubungan rumah tangga yang kuat dan bertumbuh, dan menunjukkan minat yang sung-guh-sungguh untuk memperkembang kesejahteraan semua rumah tang-ga.
Agar menjadi berhasil, penting bagi pemimpin pelayanan rumah tangga memiliki suatu pemahaman tentang rencana penebusan Allah untuk mengatasi keretakan hubungan yang telah diakibatkan oleh dosa.
Para pemimpin rumah tangga juga harus sanggup menjaga rahasia, dan mengetahui waktu dan cara memberi dukungan pada orang-orang yang berada dalam keadaan kritis dalam mencari bimbingan dari para pakar.
Komite Pelayanan Rumah Tangga Advent
Untuk lebih efektif memenuhi kebutuhan keluarga di gereja, majelis jemaat dapat membentuk Komite Pelayanan Rumah Tangga Advent, yang diketuai oleh pemimpin Pelayanan Keluarga Advent.
Meskipun komite ini tidak boleh terlalu besar agar tetap efektif, para pemimpin gereja yang tepat harus dilibatkan serta orang-orang yang memahami beragam kebutuhan keluarga di dalam gereja.
Orang-orang yang pernah menghadapi pengalaman hidup dan keluarga yang traumatis dan telah bertumbuh secara rohani melalui pengalaman tersebut dapat memberikan kontribusi yang berharga sebagai anggota komite.
Komite tersebut harus terdiri dari laki-laki dan perempuan, dan jika memungkinkan, setidaknya satu orang, setidaknya satu pasangan menikah, satu atau lebih orang tua, dan perwakilan dari berbagai kelompok umur di gereja.
Tugas komite adalah sebagai berikut:
- Membantu pimpinan gereja dalam menyusun data demografi keluarga baik di lingkungan gereja maupun masyarakat sekitar untuk memperjelas kelompok sasaran pelayanan kepada keluarga.
- Untuk membantu kepemimpinan gereja dalam menilai kebutuhan anggota gereja akan pendidikan, pengayaan, dan konseling kehidupan keluarga; dan dalam mengembangkan rencana untuk memanfaatkan sumber daya komunitas dan gereja untuk memenuhi kebutuhan ini.
- Mendorong kepekaan terhadap dampak program gereja terhadap kehidupan keluarga dalam hal pengeluaran waktu, tenaga, uang, dan sumber daya keluarga lainnya yang diperlukan.
- Untuk berpartisipasi dengan Departemen Pelayanan Keluarga Advent konferensi/misi dalam melaksanakan program penekanan keluarga yang dipromosikan oleh departemen tersebut.
- Untuk bekerja sama dengan pimpinan gereja untuk merancang, merencanakan, dan menerapkan fitur dan program kehidupan keluarga tambahan sesuai kebutuhan, baik untuk pemeliharaan keluarga dalam keanggotaan dan penjangkauan penginjilan kepada masyarakat.
- Menumbuhkan iklim kehangatan dan persahabatan, menumbuhkan rasa “kekeluargaan” dalam jemaat dan semangat penebusan terhadap keluarga yang membutuhkan dukungan dan semangat.