Memberdayakan setiap gereja untuk menjadi pusat kesehatan dan harapan, berbagi keutuhan dalam melayani semua orang
MISI: Memberdayakan setiap gereja untuk menjadi pusat kesehatan dan harapan, berbagi keutuhan dalam melayani semua orang
Tujuan filosofi pelayanan kesehatan
Jemaat menerima tanggung jawabnya untuk memperkenalkan Kristus kepada dunia dan percaya bahwa dalam hal ini tercakup tanggung jawab moral untuk mempertahankan martabat manusia dengan memperoleh tingkat kesehatan fisik, mental, rohani yang optimal.
Selain melayani mereka yang sakit, tanggung jawab ini mencakup juga pencegahan penyakit melalui pendidikan kesehatan dan kepemimpinan dalam mempromosikan kesehatan prima, bebas tembakau, alkohol, dan obat bius lainnya, dan makanan haram. Di mana mungkin, anggota-anggota harus di dorong untuk mengikuti suatu diet vegetarian.
Empat prinsip dasar yang memandu filosofi dan kerja departemen Kesehatan adalah:
Inspirasi: Kita percaya Firman Tuhan adalah panduan terbaik untuk membuat pilihan bijak dalam setiap bidang kehidupan dan kesehatan.
Kitab Suci berbicara dengan fasih mengenai beragam topik kesehatan dan mengungkapkan Allah yang pengasih yang ingin memberikan kehidupan “lebih berkelimpahan” kepada anak-anak-Nya (Yohanes 10:10). Kita juga berterima kasih atas penguatan prinsip-prinsip kesehatan alkitabiah dalam tulisan Ellen G. White.
Bukti: Kami beroperasi dengan keyakinan bahwa Tuhan adalah pencipta semua ilmu pengetahuan sejati. Oleh karena itu, kami menghormati ilmu kesehatan berbasis bukti yang menjunjung ketatnya pemeriksaan dan analisis yang cermat sesuai dengan prinsip ilmiah yang diterima. Kami percaya hal ini penting di dunia yang penuh dengan misinformasi dan kebohongan.
Keseimbangan: Karena kita adalah makhluk holistik, pendekatan hidup yang seimbang sangat penting untuk kesehatan. Hal ini mencakup menghindari praktik-praktik berbahaya dan menggunakan hal-hal terbaik dalam hidup dengan bijak dan hati-hati.
Bahkan hal-hal baik pun bisa dianggap berlebihan. Oleh karena itu, kami sangat berkomitmen terhadap keseimbangan fisik, mental, sosial, dan spiritual untuk mendukung kesehatan, kebahagiaan, dan penyembuhan.
Hubungan: Dukungan sosial dan spiritual sangat penting untuk kesehatan dan perkembangan manusia. Memupuk hubungan positif dengan Tuhan, anggota keluarga, teman, dan anggota komunitas akan memainkan peran penting dalam kesehatan pribadi, produktivitas, dan kemampuan kita untuk membantu orang lain.
Kesimpulannya, kita ingin dipakai Tuhan untuk membagikan kasih kesembuhan-Nya kepada sesama. Yesus menyatakannya dengan sangat baik ketika Dia berkata:
“Pencuri tidak datang kecuali mencuri, membunuh, dan membinasakan. Aku datang agar mereka mempunyai kehidupan, dan agar mereka mempunyainya dengan lebih berlimpah.” (Yohanes 10:10)
Pemimpin Pelayanan Kesehatan
Agar program yang efisien direncanakan dan dijalankan di jemaat, adalah penting bagi jemaat untuk memilih seorang pemimpin pelayanan kesehatan. Ia haruslah berorientasi pada kesehatan dan senang dalam mempromosikan standar jemaat tentang hidup sehat di antara anggota dan masyarakat melalui program pelayanan kesehatan yang dijalankan oleh jemaat. Pemimpin itu harus sanggup memilih program dan informasi yang dapat mewakili standar dan filsafat Gereja, dan mengintegrasikannya ke dalam kesaksian rohani dan fisik yang efektif.
Komite Pelayanan Kesehatan
Jika perlu, bentuklah suatu komite pelayanan kesehatan. Komite ini dibentuk untuk menyediakan kepemimpinan yang berdedikasi kepada anggota jemaat dan masyarakat dalam bidang hidup sehat, dan untuk membantu kegiatan penyelamatan jiwa-jiwa yang kooperatif melalui acara penekanan kesehatan dan pertarakan dan kerohanian yang memungkinkan.
Komite pelayanan kesehatan, bekerja sama dengan komite pelayanan perorangan, harus membuat suatu jadwal kegiatan-kegiatan pelayanan kesehatan yang meliputi program-program seperti rencana berhenti merokok, kelas memasak, kelas-kelas kesehatan, program pengendalian stres, dan upaya-upaya lain yang berhubungan dengan itu. Jika tidak melayani sebagai ketua komite, pendeta haruslah menjadi anggota ex officio dari komite tersebut.
Pelayanan Kesehatan dan Lembaga Pertarakan
Di beberapa tempat, pelayanan kesehatan atau lembaga pertarakan dapat dibentuk sebagai lembaga terpisah dari organisasi-organisasi Gereja. Direktur kesehatan konferens harus dilibatkan dalam mendirikan lembaga-lembaga seperti itu.
Tugas-tugas pelayanan kesehatan jemaat
- Mempromosikan standar kesehatan tentang pola hidup sehat kepada anggota jemaat dan masyarakat melalui program pelayanan kesehatan jemaat.
- Merencanakan dan memperkenalkan pola hidup sehat alami melalui berbagai program yang dimiliki gereka kita seperti: NEWSTART, 10 HUKUM KESEHATAN HIDUP SEHAT dari RSA Bandung.
- Pelayanan cek Kesehatan
- Memberikan penyuluhan tentang pencegahan penyakit melalui program kesehatan.
- Mendorong anggota untuk mengikuti diet vegetarian.
- Melanjutkan Health Expo sebagai pusat pengaruh setiap minggu pertama setiap bulan.