Teks: Matius 1:1-17
Intro:
Silsilah keluarga terpanjang di dunia adalah milik filsuf dan pendidik Tiongkok, bernama Konfusius (551-479 SM). Ada lebih dari 80 generasi, lebih dari 2 juta anggota. Tersebar di 450 cabang di seluruh dunia.
Namun ada silsilah keluarga yang lebih panjang dan lebih tua daripada Konfusius. Ini adalah silsilah keluarga generasi manusia sejak awal penciptaan. Hal ini dapat ditelusuri kembali secara kronologis melalui Alkitab sekitar 6000 tahun yang lalu.
Kita juga dapat membuat silsilah keluarga kita, kita bisa telusuri, siapa tahu kalau ditelurusi Anda termasuk dalam garis keturunan kraton Yogyakarta..
Sekarang, mari kita lihat silsilah yang lain, silsilah Yesus..ditulis di Matius 1
Silsilah ini ditulis oleh Matius salah seorang murid Yesus. Sekedar mengingatkan kembali bahwa buku Matius ditulis kepada orang-orang Yahudi untuk mengungkapkan Yesus Kristus sebagai Mesias yang telah lama mereka nantikan.
Itu sebabnya Matius memulai injil ini dengan silsilah. Sebab silsilah ini akan menunjukkan Yesus Mesias yang dijanjikan..
Mengapa dimulai dengan silsilah? Karena bagi orang Yahudi, silsilah itu penting. Ini berfungsi sebagai catatan keturunan keluarga. Juga untuk menetapkan warisan.
Mengetahui daftar keturunan itu penting, terutama jika terjadi perselisihan, supaya dapat memastikan kepada siapa property ini akan diserahkan..
Jika Yesus harus diterima sebagai mesias atau raja, maka harus ada bukti bahwa dia berasal dari keluarga kerajaan.
Sebab salah satu nubuatan PL Yesaya 11:1-16, mengatakan bahwa Mesias akan datang dari keturunan raja.
“Suatu tunas akan keluar dari tunggul Isai, dan taruk yang akan tumbuh dari pangkalnya akan berbuah. Roh TUHAN akan ada padanya, roh hikmat dan pengertian, roh nasihat dan keperkasaan, roh pengenalan dan takut akan TUHAN..”
Karena alasan inilah, Matius memulai Injilnya dengan menunjukkan silsilah Yesus dari garis keturunan kerajaan Israel, dimulai dari Daud.
Suatu kali Allah berjanji melalui nabi Nathan, bahwa melalui keturunan Daud lah Dia akan mendatangkan Raja yang agung yang pada akhirnya akan memerintah Israel dan mendirikan kerajaan-Nya yang kekal (2 Sam. 7:12-16).
Itu sebabnya, dipembukaan, Matius memperkenalkan Yesus sebagai anak Daud, anak Abraham.
Apa pentingnya Dia berasal dari keturunan Daud? Pentingnya untuk menjelaskan bahwa Dia datang dari garis keturunan kerajaan Israel.
Mengapa dari Abraham? Untuk menunjukkan bahwa Yesus adalah jawaban atas janji yang dibuat Allah kepada Abraham, bahwa semua bangsa akan diberkati melalui dia (lihat Kej. 12:1-3). Itu sebabnya orang Israel sangat mengagumi Abraham..
Jadi, Matius merunut silsilah Yesus sampai ke kedua tokoh ini untuk membuktikan kepada orang Yahudi bahwa Yesus mempunyai silsilah yang tepat, sehingga memenuhi syarat sebagai Mesias.
Melihat silsilah ini kita melihat daftar nama-nama orang. Sebagian kita kenal ceritanya, Sebagian mungkin tidak.
Matius mengelompokkan silsilah ini dalam tiga periode sejarah israel.
1. Periode pengembaraan, dari Abraham sampai Daud. Periode para bapa leluhur. Periode Musa, Yosua, dan para hakim.
Terdiri dari, perbudakan di negeri asing, pembebasan, pembuatan perjanjian dan pemberian hukum, serta penaklukan dan kemenangan.
2. Periode Kerajaan. Periode ketika Israel, menginginkan seperti bangsas lain. Memiliki raja.
Namun raja-raja itu lebih sering membawa mereka menjauh dari Allah, membawa mereka kedalam masalah. ini adalah periode kemunduran, kemerosotan, kemurtadan, dan tragedi yang tiada henti.
Diperiode ini, mereka mengalami kekalahan, penaklukan, pembuangan, dan penghancuran Yerusalem dan Bait Allah.
Dari sekian banyak raja-raja Israel dan Yehuda, hanya Daud, Yosafat, Hizkia, dan Yosia kita melihat banyak bukti kesalehan.
3. Periode, pembuangan ke Babel hingga zaman Yesus. Ini periode penawanan, pengasingan, frustrasi, dan penandaan waktu. Ini adalah zaman kegelapan Israel. Kita melihat betapa kelamnya sejarah mereka. Namun, Allah bekerja untuk mereka dalam tiga periode tersebut.
Dalam silsilah ini ada beberapa hal yang unik dan tidak lazim. Beberapa bukan anak sulung dan perempuan masuk dalam silsilah. Itu tidak lazim dalam catatan publik selama abad pertama.
Mereka adalah Tamar, Rahab, Rut, dan Batsyeba (istri Uria). Mereka non Israel. Bahkan beberapa memiliki catatan hidup yang buruk dimasa lalu.
Mengapa begitu? sebab penekanan silsilah ini bukan keluargan secara biologis, tetapi silsilah kasih karunia dan silsilah iman.
Dan yang paling mengherankan, jika kita mempelajari secara detail nama-nama dalam silsilah ini, seolah-olah Tuhan sedang menyusun sebuah galeri para penipu dan pendosa.
Sebab hampir semua nama-nama dalam daftar ini mempunyai cacat moral. Misalnya Abraham, berbohong tentang istrinya Sara.
Yakub menipu, Yehuda berzina. Daud, pezina dan pembunuh. Salomo memiliki banyak istri. Manasye, raja yang jahat, mendirikan penyembahan kepada Baal..
Apa pesan yang ingin disampaikan? Untuk menunjukkan bahwa kasih karunia Allah lebih besar dari dosa mereka. Sehingga walau pun mereka berdosa, tetapi mereka masuk dalam keluarga Allah Ketika mereka bertobat..
Seorang pembunuh ada dalam daftar, seorang pezina ada dalam daftar, seorang penyembah baal ada dalam daftar, seorang pembohong ada dalam daftar, seorang penipu ada dalam daftar.
Orang-orang berdosa membentuk silsilah keluarga Yesus.
Melalui silsilah ini, kita juga akan melihat lebih jauh kasih karunia Allah, yaitu melalui 4 orang perempuan yang terbuang,
Pertama adalah Tamar. Dia menantu Yehuda. Orang Kanaan. Karena suaminya mati tanpa meninggalkan anak, maka Yehuda meminta anaknya Onan untuk menikahi, supaya ada generasinya.
Tetapi Onan gagal. Dan dia pun mati. Yehuda menjanjikan anaknya Syela, tetapi karena masih kecil, maka Tamar diminta menunggu sampai dia dewasa..
Ketika Istri Yehuda telah meninggal, Suatu kali dia pergi ke Timna untuk menggunting bulu domba. Waktu Tamar tahu, bapak mertuanya akan datang, maka dia menyamar menjadi seorang pelacur dan menipu Yehuda untuk melakukan hubungan terlarang dengannya.
Dari hubungan terlarang itu lahirlah anak kembar, Peres dan Zerah. Kisah kotor ini dapat kita baca di Kejadian 38. Kalau kita melihat silsilah Yesus, Tamar dan Peres, masuk dalam garis mesianik Yesus..
Jadi, terlepas dari prostitusi dan inses, yang mereka lakukan, kasih karunia Allah turun keatas mereka. Kasih Allah jauh lebih besar dari dosa mereka.
Orang buangan kedua adalah seorang wanita bukan Yahudi. Rahab. Pekerjaannya pelacur. Dia melindungi dua pengintai Israel, dengan berbohong kepada penjaga. Allah menyelamatkan dia Ketika Yeriko dihancurkan..
Kasih karunia Allah tidak hanya menyelamatkan nyawanya, tetapi juga membawanya ke dalam garis mesianis. Dia menjadi istri Salmon dan ibu dari Boas, kakek buyut Daud.
Orang buangan ketiga adalah Rut, istri Boas. Suami pertamanya, orang Israel meninggal. lalu dia memutuskan mengikuti mertuanya Naomi kembali ke Israel dengan menerima Tuhan dan kebangsaan Israel.
Rut seorang Moab. Kafir. Bangsa Moab adalah hasil inses antara Lot dan anaknya. Namun kasih karunia Allah tidak hanya membawa Rut ke dalam keluarga Israel..
Tetapi juga ke dalam garis keturunan Yesus. Ia menjadi nenek dari Raja Daud.
Orang buangan keempat adalah Batsyeba. Daud berzinah dengan Batsyeba, lalu membunuh suaminya. Atas kasih karunia Tuhan, Batsyeba menjadi istri Daud, ibu Salomo, dan nenek moyang Mesias.
Jadi, Silsilah Yesus Kristus lebih dari sekadar daftar nama-nama kuno; silsilah ini lebih dari sekadar daftar nenek moyang Yesus sebagai manusia.
Silsilah ini adalah sebuah kesaksian yang indah tentang kisah kasih Allah yang Maha Besar terhadap manusia yang Maha besar dosanya.
Melalui pelayanan Anak-Nya, Yesus Kristus, sahabat orang-orang berdosa, yang “datang bukan untuk memanggil orang benar, melainkan orang berdosa” (Matius 9:13).
Jadi silsilah Yesus, memadukan kemuliaan dan kesedihan, kepahlawanan, aib, ketenaran dan ketidakjelasan. Tetapi Allah, dalam kasih karunia-Nya, tetap mengutus Mesias melalui mereka.
Jadi melihat silsilah Yesus, kita menemukan orang-orang gagal, berdosa, tetapi Allah bekerja melalui mereka untuk keselamatan manusia..
Jika engkau telah gagal dalam hdup mu, lihat silsilah Yesus. jika engkau merasa masa lalumu buruk, lihat silsilah Yesus. jika hari ini, kita jauh dari Tuhan, lihat silsilah Yesus. inilah silsilah kasih karunia.
Yesus memasukkan orang-orang gagal, dengan masa lalu yang buruk menjadi keluarganya. Keluarga Yesus tidak sempurna dan saya, kita semua cocok masuk didalamnya.
Jadi, Matius 1:1-17 adalah silsilah rohani-kasih karunia, bukan silsilah biologis-keluarga.
Semua orang-orang dalam silsilah ini telah mati akibat dosa. Tetapi diujung silsilah itu ada satu nama yang terakhir disebut..
Nama ini tidak mati. Dia hidup. Dia Sekarang tinggal di Sorga. Nama inilah yang akan mengakhiri masalah dosa dan segala konsekuensinya..
Kepada-Nya diberikan kekuasaan sebagai raja semesta dan hakim yang adil. Dia adalah Yesus Kristus..
Bila kita percaya kepada-Nya, menerima Dia sebagai Tuhan dan juruslamat kita, setia kepada-Nya, maka kita akan hidup walau pun kita mati..
Mereka yang ada dalam daftar silsilah, mati dalam Kristus, mereka menanti kedatangan Yesus yang kedua kali..
Orang-orang Yahudi, merunut silsilah mereka dari Abraham dan mereka bangga sebagai anak Abraham. Yoh 8:33, “Kami adalah keturunan Abraham..”
Namun ada masalah disana, “kamu berusaha untuk membunuh Aku karena firman-Ku tidak beroleh tempat di dalam kamu..”
Jawab mereka kepada-Nya: “Bapa kami ialah Abraham.” Kata Yesus kepada mereka: “Jikalau sekiranya kamu anak-anak Abraham, tentulah kamu mengerjakan pekerjaan yang dikerjakan oleh Abraham.
Apa yang dikerjakan Abraham? Mengerjakan kehendak Tuhan. salah satu janji Tuhan kepada Abraham adalah melalui keturunannya orang-orang akan mendapat berkat..
Dan Abraham percaya Tuhan, dia melaksanakan perintah Tuhan, pergi meninggalkan negerinya, ketempat yang Tuhan akan sediakan..
Karena dia beriman, semua perintah Tuhan dia lakukan, dari yang normal sampai yang abnormal, kenapa? Karena dia percaya rencana Tuhan indah bagi generasi manusia berdosa..
Dia mau digunakan Tuhan, dia mendidik anak-anaknya untuk meneruskan Injil kepada mereka. Itu sebabnya pekabaran kedatangan Mesias, tidak pernah terputus dari generasi ke generasi, hingga tiba pada Yesus Kristus..
Paulus mengatakan, “Jadi kamu lihat, bahwa mereka yang hidup dari iman, mereka itulah anak-anak Abraham..” Galatia 3:7-8.
Sebagai orang beriman, mari kita teruskan Injil kepada generasi kita. Anak-anak kita. Mari kita sampaikan bahwa Yesus memasukkan kita kedalam silsilahnya.
1 Yohanes 3:1,” Lihatlah, betapa besarnya kasih yang dikaruniakan Bapa kepada kita, sehingga kita disebut anak-anak Allah, dan memang kita adalah anak-anak Allah.”
Maka sekarang kita dapat mengembangkan silsilah Yesus. kita dapat menambah nama kita didaftar tersebut. inilah silsilah bapak Sunaryadi, anak Abraham, anak Daud, Anak Yesus Kristus..
Tetapi ingat, saat kita masuk dalam daftar anak Abraham, Daud, Yesus Kristus, kita harus hidup didalam Firman-Nya, supaya tidak merusak silsilah iman ini.
Pada saat lebaran kemarin, dirumah Bapa Waliyo ada pertemuan trah Mbah Suro, bue salah seorang dari keturunannya, yang mungkin sudah beberapa generasi..
Pertemuan serupa akan diadakan, yaitu pertemuan trah Adam didalam kerajaan Sorga. Seluruh keturunan Adam yang beriman dari sejak penciptaan sampai kedatangan Yesus kedua kali akan berkumpul disana.
Dan saya lah salah seorang dari trah Adam yang akan turut dalam pertemuan akbar itu, menikmati perjamuan dimeja panjang dimana Yesus sebagai tuan rumahnya..ini akan menjadi pertemuan keluarga yang sangat luar biasa..
Kita akan ikut, hanya bila kita berada dalam silsilah Yesus Kristus.
Mari kita melihat silsilah Yesus. silsilah ini dapat mengubah hidup siapa pun yang membacanya. Sebab disana kita melihat kematian, dosa, kasih karunia, penebusan dan hidup kekal..
Suatu kali ada seorang saudagar dari London bernama Henry Goodyear. Dia seorang yang tidak percaya Alkitab. Dia punya seorang keponakan. Perempuan. Dia dekat dengan ponakan ini.
Dia sudah sering diajak kegereja oleh gadis muda ini, tetapi dia selalu menolak. Dia selalu bilang, nanti saja, kapan-kapanlah..
Tetapi karena sering diajak, dia menjadi tidak enak, dan demi menyenangkan keponakannya ini, dia akhirnya ikut pergi ke gereja..
Setibanya di gereja, gadis muda ini kecewa sekali ketika mendengar kotbah pendeta tentang silsilah Adam, yang didasarkan pada kejadian 5.
Adam berumur 930 tahun lalu ia mati. Set mencapai umur sembilan ratus dua belas tahun, lalu ia mati…
Enos mencapai umur sembilan ratus lima tahun, lalu ia mati. Kenan mencapai umur sembilan ratus sepuluh tahun, lalu ia mati.
Saat dia mendengarkan daftar nama-nama yang dibacakan secara monoton, dia bertanya-tanya mengapa Tuhan mengizinkan dia memilih bagian yang tidak menarik seperti itu.
Paman saya baru kali ini mau kegereja, tetapi mengapa kotbahnya seperti ini. Dia sangat marah dalam hati.. Dia takut pamannya akan menutup pikirannya terhadap Alkitab.
Saat mereka berjalan pulang, dia tidak menyadari bahwa pamannya, mengulang-ulang kalimat sedih itu dalam hatinya, “Adam 930 mati! Set mati!, Enos mati”
Lalu dia katakan, berapa pun panjangnya usia manusia pasti akan mati..dan itu mengganggu pikirannya setiap hari..
Karena itu, tidak bisa berkonsentrasi pada pekerjaannya. Lalu mencari Alkitab yang setengah terlupakan. Menemukannya, dia membaca sekali lagi,
“Dan masa hidup Adam seluruhnya adalah sembilan ratus tiga puluh tahun, lalu dia mati
Dan umur Set adalah sembilan ratus dua belas tahun, lalu dia mati. Dan umur Enos seluruhnya sembilan ratus lima tahun, lalu ia mati.”
Henry Goodyear berpikir, “Sekarang saya hidup, namun suatu hari nanti saya juga harus mati, lalu di mana saya akan menghabiskan kekekalan?”
Jadi, kotbah yang paling tidak menarikpun dapat mengubahkan hidup seseorang. Jadi jangan lekas bosan Ketika kita mendengar kotbah yang tidak menarik bagi kita, berdoa supaya Roh Tuhan bekerja menjangkau hati yang mendengar..
Jadi jangan lewatkan membaca silsilah dalam Alkitab..
Apakah engkau sedang susah hari ini? lihat silsilah Yesus,
Apakah engkau merasa berdosa dan jauh dari Tuhan? Lihat silsilah Yesus
Apakah engkau merasa hidupmu membosankan dan sedang tidak baik-baik saja? lihat silsilah Yesus
Apakah rumah tanggamu sedang mengalami goncangan? Lihat silsilah Yesus
Apakah engkau sedang bergumul dengan sakit penyakit yang tidak kunjung sembuh? Lihat silsilah Yesus.
Sebab disana kita menemukan harapan, kasih karunia, pengampunan, jalan keluar atas semua persoalan hidup kita yaitu didalam Yesus Kristus ..





