Teks: 2 Raja-raja 5:1-17
Manusia besar, kebutuhan besar – 1a
Naaman, panglima raja Aram, adalah seorang terpandang di hadapan tuannya dan sangat disayangi, sebab oleh dia TUHAN telah memberikan kemenangan kepada orang Aram. Tetapi orang itu, seorang pahlawan tentara, sakit kusta.
Ada seorang jenderal, panglima raja Aram (Syria), Namanya Naaman. Arti Namanya adalah ‘murah hati’ tentang pribadinya digambarkan dengan dua kata, “terpandang dan disayangi..” Ini menunjukkan dia seorang yang memiliki reputasi baik.
Orang ini sangat dihormati raja. Panglima kesayangan. Prestasinya sangat luar biasa. Didalam banyak pertempuran dia meraih banyak kemenangan.
Tetapi kemenangan Naaman, dicatat sebagai pemberian Tuhan.
Bagaimana bisa musuh Israel meraih banyak kemenangan karena pemberian Tuhan? Untuk menunjukkan bahwa Allah itu bukan hanya Allah Israel, Dia Allah semua bangsa.
Ada banyak kemenangan Aram itu ketika melawan Israel, umat pilihan Allah. Mengapa, Allah memberikan kemenangan kepada musuh umat-Nya..
Pada waktu itu Israel murtad, menyembah allah lain. Mereka menolak jalan kebenaran Tuhan. karena itu Dia menggunakan Aram untuk membuat mereka kembali kepada Tuhan..
Ketika kita hidup jauh dari Tuhan, sering Dia menggunakan apa saja untuk mengingatkan kita..
Selain menggunakan Aram, Tuhan juga datang untuk menjangkau mereka, melalui sakit kusta Naaman. Ini menunjukkan Allah berdaulat atas semua kekuasan manusia.
Selain menyebut jabatan Naaman sebagai panglima, dia juga disebut sebagai pahlawan. Karena dia telah banyak berjuang bagi negaranya dan mengalahkan banyak musuh negara..
Tetapi sekarang pahlawan yang disayangi ini sedang menderita. Sakit kusta. Orang yang menderita sakit ini, harapa hidupnya kecil. Karana tidak ada obatnya..
Penyakit ini juga menular. Karena itu, mereka akan dikucilkan dari masyarakat. Di karantina, tinggal menunggu ajal menjemput..
Maka Ketika Naaman tahu penyakitnya, dia merasa ajalnya sudah dekat. Istri dan anak-anaknya sangat sedih. Raja, Para tentara dan rakyat sedih.
Segala macam usaha telah dilakukan untuk menyembuhkan. Segala tabib didatangkan, tidak ada perubahan..
Kondisi ini mengganggu moral para tentara dan raja, sebab untuk saat ini belum ada orang yang pantas menggantikan posisinya..
Maka ada satu kebutuhan terbesar Naaman yaitu kesembuhan.. Tetapi dimana mendapatkannya? Tidak tahu..
Seorang Penginjil Besar – ayat 2-5a
Informasi gadis tawanan, pelayan istri Naaman, tentang nabi di Samaria yang dapat menyembuhkan – 2-3
Ketika semua solusi macet, tiba-tiba ada yang membuka jalan. Dia seorang gadis yang tidak diperhitungkan. Tawanan. Pembantu istri Naaman. Namanya tidak disebutkan..
“Berkatalah gadis itu kepada nyonyanya: “Sekiranya tuanku menghadap nabi yang di Samaria itu, maka tentulah nabi itu akan menyembuhkan dia dari penyakitnya.”
Dia melihat perlunya Naaman disembuhkan. Karena itu dia memberikan refrensi, tentang seorang nabi diisrael.
Bagi Naaman referensi ini sangat berharga, hanya Ketika semua tabib di Aram angkat tangan. Pada saat normal, refrensi seperti ini tidak akan diperhatikan, hanya karena dia seorang yang tidak penting..
Ada kalanya, atau mungkin sering, kata-kata, pandangan, masukan kita tidak didengar hanya karena status ekonomi dan sosial kita rendah..
Tetapi percayalah, suatu saat engkau akan sangat berharga. Pendapatmu akan diperlukan..
Perhatikan, semua setting cerita ini bukan kebetulan. Semua dalam kendali Tuhan. Aram menyerang Israel, dan menawan seorang gadis.
Gadis yang ditawan menderita, berpisah dari kedua orang tuanya. Ia sendirian di negeri asing, jauh dari umat-umat Tuhan, tetapi ia tetap menunjukkan iman yang kuat akan kuasa kesembuhan Ilahi.
[Apa yang membuat gadis kecil setia kepada Tuhan, karena pendidikan rohani orang tuanya sejak dia kecil. Ada satu periode emas, dimana anak-anak paling muda dibentuk secara rohani yaitu usia 0-12 tahun. Tetapi direntang usia ini, kita orang tua tidak berbuat apa-apa dalam pembentukan tabiat mereka.]
Gadis cilik ini yakin Tuhan akan menyembuhkan Naaman, meskipun dia orang kafir dan musuh Israel. Jadi, Tuhan menggunakan situasi gadis ini untuk menjadi berkat bagi Naaman.
Pada suatu waktu, kita mungkin salah posisi, tempat kita bukan disini. Tetapi Tuhan dapat menggunakan kesalahan tempat itu untuk menjadi berkat..
Gadis itu, tempatnya bukan di Aram, tetapi kesalahan tempat itu, untuk tujuan ini: Kesembuhan Naaman.. Dia telah menjadi seorang penginjil yang besar, karena injil sampa ke istana raja..
Jadi kalau pun kita berada ditempat yang salah, berdoalah supaya Tuhan menggunakan situasi itu untuk tujuan Tuhan.
Firman Besar – Ayat 5b-13
Naaman menghadap raja, mengenai info gadis tawanan – 4
Lalu pergilah Naaman memberitahukan kepada tuannya, katanya: “Begini-beginilah dikatakan oleh gadis yang dari negeri Israel itu.”
Naaman percaya dengan kata-kata gadis itu, dan dia menyampaikan kepada raja perihal nabi di Israel.
Uniknya raja juga percaya, “Baik, pergilah dan aku akan mengirim surat kepada raja Israel.” Lalu pergilah Naaman dan membawa sebagai persembahan sepuluh talenta perak dan enam ribu syikal emas dan sepuluh potong pakaian.
Disini kita melihat bagaimana Tuhan menggunakan kesaksian gadis cilik itu bagi injil..menginjil ternyata semudah itu, yaitu memberitahu orang tentang kebaikan Tuhan..
Reaksi raja Israel membaca surat raja Aram – 7
Ketika Naaman tiba di Israel, segala urusan menjadi tidak lancar. Serba ribet. Pelayanan yang bertele-tele. Tidak seperti di Aram, semuanya serba cepat dan lancar…
Begitu mendarat di Israel, semuanya menjadi serba lambat. Padahal ini adalah kunjungan pejabat tinggi negara, dimana ini akan menguntungkan mereka..
Sebab Aram, berada pada posisi meminta bantuan. Artinya, Israel berada diatas angin..
Ketika raja Israel membaca isi surat raja Aram, yang berbunyi, “Sesampainya surat ini kepadamu, maklumlah kiranya, bahwa aku menyuruh kepadamu Naaman, pegawaiku, supaya engkau menyembuhkan dia dari penyakit kustanya.”
Raja Yoram merobek pakaiannya, berkata: “Allahkah aku ini yang dapat mematikan dan menghidupkan, sehingga orang ini mengirim pesan kepadaku, supaya kusembuhkan seorang dari penyakit kustanya?”
Reaksi Yoram, menunjukkan kurangnya iman kepada Allah. Dari pada dia mendoakan Naaman, dia malah curiga, orang Aram sedang cari gara-gara dengan dia..
Ketika Elisa mendengar ribut ribut diistana raja, maka Elisa menyuruh asistenya menyampaikan pesan, “Biarlah ia datang kepadaku, supaya ia tahu bahwa ada seorang nabi di Israel.”
Bagi Elisa ini adalah kesempatan untuk menunjukkan Allah Israel kepada Aram. Elisa menggunakan kesempatan ini untuk membawa jiwa kepada Tuhan..
Naaman datang dengan kebesarannya di depan rumah Elisa – 9
Kemudian Naaman datang kerumah Elisa. Dengan segala kebesarannya. Dia berhenti didepan pintu, Diatas keretanya dia menunggu Elisa keluar menemuinnya.
Bukanya keluar, Elisa, cuma menyuruh asistenya menemui Naaman dengan pesan, “Pergilah mandi tujuh kali dalam sungai Yordan, maka tubuhmu akan pulih kembali, sehingga engkau menjadi tahir.”
Bayangkan adegan ini. Rombongan presiden ada di depan pintu rumah Anda, dan Anda tetap berada di meja kerja Anda, mengutus seseorang untuk berbicara untuk Anda!
Naaman tersinggung dan marah dengan cara Elisa menyambutnya. Ada dua alasan,
Pertama, Harga dirinya merasa direndahkan. Masa seorang nabi tidak mau menemui seorang panglima? Padahal raja saja menemui dia.
Naaman selama ini terbiasa diperlakukan dengan penuh penghormatan. Dan dia ingin dihormati Elisa, karena statusnya yang tinggi. Disini kita melihat kesombongan Naaman.
Elisa merasa bahwa Naaman yang memerlukan kesembuhan, seharusnya dia turun dari keretanya dan mengetuk pintu rumah Elisa. Jadi ini permainan harga diri dari jenderal dan nabi.
Disini Elisa sedang mengajari Naaman tentang arti kerendahan hati..
Kedua, dia berpikir bahwa ritual mandi adalah lambang pembersihan hati. Bagi dia, yang dia perlukan adalah kesembuhan fisik bukan rohani..tetapi Elisa ingin, Naaman sembuh secara fisik dan rohani.
Tetapi Keinginan Naaman lain, Elisa harusnya datang dan menyembuhkan dia sesuai kemauannya, yaitu dengan mengucapkan mantra dan simsalabim, kustanya hilang..
Elisa tidak mau mengikuti permainan Naaman. Itu sebabnya, Elisa menyuruhnya pergi ke sungai Yordan dan membasuh diri sebanyak tujuh kali.
Maka dengan panas hati dia pergi sambil menggerutu. Kalau boleh, dia juga yang pilihkan sungai tempat dia mandi. Naaman selama ini terlalu banyak mengatur, sampai tidak bisa diatur. Sampai bagaimana cara dia sembuh pun dia mau atur.
Ibarat kita berobat ke dokter, kita yang mau atur dokter, obatnya dan dosisnya..
“Bukankah Abana dan Parpar, sungai-sungai Damsyik, lebih baik dari segala sungai di Israel? Bukankah aku dapat mandi di sana dan menjadi tahir?” Kenapa dia protes sungai Yordan? Karena Yornda airnya kotor. Keruh.
Bagi saudara/I, yang terbiasa dihormati karena jabatan, harta, status sosial Anda, siap-siap bila suatu saat kita tidak akan mendapatkan itu lagi..
Sindrom Naaman, seringkali menimpa mereka yang dulu pejabat, biasa dihormati, setelah pensiun, tidak ada lagi yang peduli. Siapkan diri bahwa kita tidak akan selalu dihormati oleh orang lain.
Dalam keadaan marah, Naaman ingin pulang saja, tetapi anak buahnya membujuk, ‘kalau hal yang sukar saja kita akan lakukan untuk kesembuhan, apalagi ini cuma disuruh mandi..?
Perintah Elisa untuk mandi tujuh kali di sungai Yordan, adalah untuk memberitahu Naaman bahwa kesembuhannya berasal dari Allah, bukan dari kekuatan mistis.
Sebuah transformasi yang besar
Naaman menurut. Dia membenamkan diri tujuh kali, dia sembuh – 14
Kustanya hilang, “Lalu pulihlah tubuhnya kembali seperti tubuh seorang anak dan ia menjadi tahir.”
Kata yang digunakan dalam bahasa Ibrani menggambarkan kulit Naaman seperti tubuh seorang anak adalah na’ar qaton – artinya anak laki-laki.
Jadi sekarang Naaman memiliki kulit halus seperti bayi – lembut, kenyal, harum. Ini menggambarkan karunia hidup baru dari Tuhan..
Setelah dia sembuh, sekarang dia pergi menemui Elisa. Sikapnya sudah berubah. Rendah hati dan penuh syukur. Dia turun dari kereta kudanya, dan sekarang Elisa menemui Naaman..
Dalam pertemuan ini, Naaman mengucapkan pernyataan imannya, “Sekarang aku tahu, bahwa di seluruh bumi tidak ada Allah kecuali di Israel..”
Pernyataan iman ini berfungsi untuk mempermalukan orang-orang Israel yang Sebagian besar menyembah berhala. Saat yang sama juga menjadi pekabaran injil bagi orang-orang Aram..
Seeorang penyembah berhala bertobat mengakui TUHAN Pencipta langit dan Bumi..
Karena rasa syukurnya, Naaman ingin memberikan pemberian, tetapi Elisa menolak, walau terus didesak Naaman.
Akhirnya berkatalah Naaman: “Jikalau demikian, biarlah diberikan kepada hambamu ini tanah sebanyak muatan sepasang bagal, sebab hambamu ini tidak lagi akan mempersembahkan korban bakaran atau korban sembelihan kepada allah lain kecuali kepada TUHAN.“
Apa maksudnya? Naaman menganggap Allah Israel sebagai ilah yang harus disembah di tanah Israel. Maka supaya dia terus melekat dengan tanah Israel walau dia ada di Aram, ia ingin menyembah Allah tersebut seperti ditanah Israel.
Jadi bukan hanya kulit luar Naaman yang berubah, tetapi bagian dalam pikiranya juga berubah. Bahkan Dia menyebut dirinya sebagai “hamba” Elisa, yang mana sikap itu kita tidak temukan sebelum Naaman disembuhkan..
Sebelum dia sembuh. Dia sombong, ingin dihormati, dilayani, tidak mau diatur, tetapi sekarang setelah kustanya sembuh, dia berubah rendah hati..
Hanya Ketika kusta rohani kita disembuhkan, maka kita dapat rendah hati seperi Naaman. Gantinya kita yang suka atur-atur, sekarang kita mau diatur dan teratur.
“Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang.” 2 Kor 5:17.
Menjadi seorang Kristen bukanlah tentang menjadi orang yang lebih baik. Ini bukan tentang membuka lembaran baru. Ini adalah tentang menjadi pribadi yang baru.
Salah satu sisi dari cerita Naaman, Allah dapat menggunakan hal-hal buruk untuk mencapai tujuan Tuhan dalam hidup kita dan orang lain..
Penutup
Ada seorang bernama John. Seorang tidak berpendidikan. Tetapi dia menjadi juru damai di Mozambik. Apa yang dia lakukan sangat sederhana. Dia Cuma mengatur pertemuan duta besar Kenya dengan seorang warga Mozambik..
Pertemuan itu menjadi awal dari perdamaian setelah perang saudara selama 10 tahun. Duta besar itu mengaakan, “Setiap pertemuan adalah sakral, dan kita harus menghargai pertemuan itu, kita juga harus menghargai orang yang tidak terpandang sekali pun”
Naaman dan Gadis kecil dipertemukan sebagai penawan dan tawanan. Pertemuan berdarah itu menjadi pertemuan berkat. Tuhan menggunakan gadis itu menjadi saluran keselamatan..
Allah dapat memakai orang-orang biasa untuk melaksanakan rencana-Nya yang luar biasa..
Allah menggunakan dua hal buruk – penawanan dan penyakit mematikan – untuk mengubah musuh Israel menjadi sahabat.
Bahkan ketika kita tidak tahu mengapa sesuatu yang buruk terjadi, kita tahu bahwa Allah berkuasa untuk memakainya untuk kebaikan.
Sekarang mari kita merubah sudut pandang kita, bahwa setiap keadaan buruk Tuhan akan menggunakannya mencapai tujuan-Nya dalam hidup kita.
Jadi, jalani saja dengan iman dan seperti gadis kecil itu, mari kita menceritakan kepada semua orang tentang Tuhan yang dapat membuat mereka menjadi baru dan bersih.





