Pendahuluan

Meninjau kembali pelajaran 2 tentang Kolose 1:9-12, Apa yang Paulus doakan untuk orang percaya di Kolose?

Ia memohon agar mereka hidup dengan cara yang menyenangkan Allah. Dalam ayat 12 dan 13, ia membandingkan dua alam: terang dan gelap, “kerajaan terang” ( Kol. 1:12 , NIV) dan “kekuasaan kegelapan” ( Kol. 1:13 , NIV)

Apa yang layak kita terima sebagai anak terang?

  • Menerima bagian dalam warisan kekal dari alam terang,
  • Membebaskan kita dari kuasa kegelapan, dan
  • Memindahkan kita ke dalam kerajaan Anak-Nya yang terkasih..
  • Kita memperoleh penebusan yaitu pengampunan dosa ( Kol. 1:13-14).

Dimanakah kita memperoleh penebusahan?

Penebusan kita diperoleh di dalam Yesus, pribadi Yesus, yang juga adalah Allah Pencipta kita.

Minggu ini kita akan membahas salah satu pernyataan paling komprehensif dan agung tentang Yesus dalam Perjanjian Baru.

Apa artinya bahwa Yesus adalah “gambar Allah yang tidak kelihatan,” namun juga “yang sulung atas seluruh ciptaan” ( Kolose 1:15 )?


Minggu: Gambaran tentang Tuhan yang Tak Terlihat

Berbagai makna gambar:

Kejadian 1:27-27 – diciptakan menurut gambar dan rupa Allah.

Kejadian 5:3 – Set lahir menurut rupa dan gambar Adam.

1 Korintus 15:49 – kita memakai rupa alamiah – akan memakai rupa sorgawi

Seberapa banyak manusia mencerminkan gambar dan rupa Allah?

Manusia mencerminkan gambar Allah dalam aspek-aspek tertentu saja, karena dosa telah merusak banyak hal.

Bagaimana caranya kita melihat bapa?

Yesus memungkinkan kita untuk “melihat” Allah yang tak terlihat. “Barangsiapa telah melihat Aku,” kata Yesus, “telah melihat Bapa” ( Yohanes 14:9 , NKJV).

Dia adalah “gambaran yang tepat” dari sifat Allah ( Ibrani 1:3 , ESV). Dia adalah pikiran Allah yang menjadi terdengar dan karakter Allah yang menjadi terlihat.

Mengapa Yesus secara unik mampu mengungkapkan Bapa?

• Karena semua telah diserahkan Bapa kepada Yesus

• tidak seorang pun mengenal Anak selain Bapa

• tidak seorang pun mengenal Bapa selain Anak (Matius 11;27)

• Karena Yesus adalah Allah (Yoh 1:1-2)

• Karena Yesus telah menjadi manusia dan Allah memberikan kelmuliaan kepada-Nya

Bagaimana cara Yesus menggambarkan hubungan-Nya dengan Allah Bapa?

• “Ayah-Ku telah bekerja sampai sekarang, dan Aku pun telah bekerja” ( Yohanes 5:17 , NKJV).

• “Aku dan Bapa adalah satu” ( Yohanes 10:30 , NKJV).

• “Tidak seorang pun dapat datang kepada Bapa kecuali melalui Aku” ( Yohanes 14:6 , NKJV).

Sebagai apakah Yesus menggambarkan dirinya dengan “AKU ADALAH AKU?

• Akulah roti hidup” ( Yohanes 6:35 );

• “Akulah terang dunia” ( Yohanes 8:12 );

• “Akulah gembala yang baik” ( Yohanes 10:11 , 14 );

• “Akulah kebangkitan dan hidup” ( Yohanes 11:25 );

• “Aku ada di dalam Bapa dan Bapa ada di dalam Aku” ( Yohanes 14:11 ); dan

• “Sebelum Abraham ada, Aku ada” ( Yohanes 8:58 ).

Jadi apa artinya Yesus sebagai gambar Allah yang tidak kelihatan di Kolose 1:15a?

Kata gambar dari kata eikon (Yunani), artinya “representasi seperti cermin,” yaitu sesuatu yang sangat mirip. Bisa juga representasi artistik, seperti yang mungkin terlihat pada koin atau patung.

Dalam bahasa Yunani kuno, eikon adalah ukiran kepala Kaisar pada koin, tetapi segera juga ditempelkan pada patung atau gambar logam.

Demikian pula, eikon adalah salinan dari sebuah gambar atau perwujudan dari suatu kebajikan tertentu.

Eikon juga dapat merujuk pada manifestasi yang terlihat dari bentuk realitas surgawi yang tak terlihat.

Ilustrasi yang paling mendekati untuk sepenuhnya mengungkapkan makna eikon adalah hubungan seorang anak dengan orang tuanya, karena seorang anak adalah “gambar hidup” (empsychos eikon) dari orang tuanya.

Di Kolose, eikon berbicara tentang perwujudan atau manifestasi hidup Allah. Paulus mengatakan bahwa Kristus adalah gambaran ( eikon , “ungkapan tertinggi”) dari Keilahian.

Yesus adalah manifestasi sempurna dari Allah. Untuk melihat seperti apa Allah itu, kita harus melihat Yesus.

Dia secara sempurna mewakili Allah bagi manusia dalam bentuk yang dapat mereka lihat, kenali, dan pahami.


Senin: Anak Sulung di Atas Seluruh Ciptaan

Siapakah yang dirujuk isitlah “anak sulung, yang pertama dilahirkan” di PB? Dialah Yesus. istilah itu muncul kedua kali di kolose.

Apa konsep Alkitab tentang anak sulung?

Konsep alkitabiah tentang “anak sulung” menekankan hubungan khusus yang dimiliki seorang anak laki-laki dengan ayahnya, terlepas dari urutan kelahiran

Siapakah contoh di Alkitab yang menekankan kesulungan bukan soal urutan kelahiran? Ishak, Yakub, dan Yusuf, Daud, Musa, dll

Misalnya, Daud adalah anak bungsu dari delapan bersaudara, ia diurapi menjadi raja ( 1 Sam. 16:10-13 ). “Aku pun juga akan mengangkat dia menjadi anak sulung, menjadi yang mahatinggi di antara raja-raja bumi.” Mazm 89:27.

Ia juga berkata kepada Musa, “Israel adalah anak sulung-Ku” ( Kel. 4:22). Dalam pengertian ini, istilah “pertama” berarti keunggulan. Bukan urutan biologis.

Apa alasanya mengapa Yesus disebut “yang sulung, lebih utama dari segala yang diciptakan,” di Kolose 1:15-17?

Anak sulung dari kata prototokos dari protos artinya pertama, utama, dalam urutan tempat atau waktu; pangkat, martabat..

Kata itu bisa berarti anak sulung secara kronologis, tetapi kata itu utamanya merujuk pada posisi, pangkat, prioritas posisi dan menekankan kualitas atau jenis, gagasannya “keunggulan”

Dengan demikian kata sulung dalam Ayat ini bukan kronologis atau urutan waktu tetapi keunggulan.

Jadi Yesus disebut yang sulung, lebih utama dari segala ciptaan artinya Yesus sebagai agen pribadi yang melalui-Nya Allah melaksanakan proses penciptaan..

Dalam Kolose 1:15, penekanannya adalah pada prioritas kedudukan Yesus yang lebih tinggi daripada ciptaan.

Kemudian ayat 16-17 menunjukkan tanpa keraguan bahwa Yesus, Anak Sulung, adalah Yesus Sang Pencipta ” karena di dalam Dialah telah diciptakan segala sesuatu,…”

Paulus juga menunjukkan bahwa Yesus ada “sebelum segala sesuatu” ( Kol. 1:17 ). Ungkapan Yunani tersebut dapat berarti prioritas dalam peringkat maupun waktu, tetapi dalam setiap contoh lain dalam tulisan Paulus, itu merujuk pada waktu..

lasan lain yang Paulus berikan untuk keunggulan Yesus adalah bahwa “segala sesuatu di dalam Dia” ( Kol. 1:17). Kata Yunani (synistēmi) secara harfiah berarti “menyatukan” atau “mempersatukan.”

Yesus adalah faktor pemersatu alam semesta, bukan hanya karena peran-Nya sebagai Pencipta tetapi juga karena Dia adalah Penebus.

Mengapa Paulus menuliskan tentang Yesus sebagai anak sulung?

Untuk mengajarkan kebenaran, menyanggah kebohongan menyesatkan kaum Gnostik yang menggambarkan Kristus sebagai salah satu aeon.

Dalam Gnostisisme, “Aeon” merujuk kepada konsep yang kompleks dan berlapis, merangkumi pelbagai aspek kewujudan dan hierarki spiritual.

Itu makhluk ilahi dan abadi atau emanasi yang berasal dari Tuhan Yang Maha Agung dan tak terketahui (Monad) dan berada di dalam alam spiritual yang dikenal sebagai Pleroma.

Aeon sering dipandang sebagai kekuatan surgawi atau “malaikat” yang melayani Tuhan yang sejati, berbeda dari penguasa jahat atau bodoh (Archon) yang memerintah dunia materi.

Contoh aeon yang sering disebut-sebut antara lain Barbelo (Sang Ibu), Kristus, dan Sophia.

Dalam gnostik, Kristus sering dipandang sebagai aeon superior yang diutus dari Pleroma untuk membawa gnosis (pengetahuan) kepada umat manusia, memungkinkan jiwa-jiwa untuk melampaui dunia materi dan kembali ke Pleroma.

Nah untuk menghalau ajaran ini Paulus menggunaka istilah Eikon, prototokos.

Paulus mengambil kata-kata ini yang dikenal oleh para pembacanya dan menggunakannya untuk menekankan keilahian Yesus Kristus dalam hubungan-Nya dengan Bapa sebagai eikon (Gambar) dan dengan alam semesta sebagai prôtotokos (Anak Sulung ~ yang terkemuka).

Karena orang-orang kudus di Kolose berisiko kehilangan pemahaman yang tepat tentang kuasa dan keagungan Yesus Kristus yang mendalam di dunia mereka sendiri.


Selasa: Kepala Tubuh (Gereja)

Apa arti “kepala” di Kolose 2:10?

Kepala dari kata kephalē. Di ayat ini mengacu pada kepala dan dalam konteks menekankan otoritas Kristus, Yang Maha Esa.

Kepala” dalam arti metaforis yang merujuk pada posisi kepemimpinan, seperti yang tercermin dalam banyak bahasa di seluruh dunia.

Kepala disini adalah gambaran kepemimpinan Kristus “mengungkapkan lebih dari sekadar gagasan kedaulatan; kepala juga merupakan pusat kekuatan vital, sumber dari semua energi dan kehidupan.”

kekuasaan, penguasa , maupun pemerintah —segala sesuatu telah diciptakan oleh Dia dan untuk Dia.

Apa yang Paulus maksudkan ketika ia menyebut Yesus sebagai “kepala gereja” ( Efesus 5:23)?

Perhatikan bagaimana “kepala” digunakan dalam ayat-ayat berikut:

• Keluaran 18:25 –Musa memilih “orang-orang yang cakap dari seluruh Israel, dan menjadikan mereka pemimpin atas rakyat, pemimpin ribuan orang, pemimpin ratusan orang, pemimpin lima puluh orang, dan pemimpin sepuluh orang.”

• Bilangan 31:26 –“para kepala keluarga” (ESV).

• Ulangan 28:13 –Allah akan menjadikan Israel “kepala, dan bukan ekor” jika mereka menaati Dia.

• Yesaya 7:8 –“Karena pusat Suriah adalah Damsyik, dan pusat Damsyik adalah Rezin.”

• Hosea 1:11 –“Anak-anak Yehuda dan anak-anak Israel akan … mengangkat seorang pemimpin bagi diri mereka sendiri” (NKJV).

• Mikha 3:9 –“Hai kamu, para kepala keluarga Yakub dan para penguasa keluarga Israel” (NKJV).

• 1 Korintus 11:3 — “Kristus adalah kepala setiap manusia.”

Dengan demikian, Kristus sebagai kepala gereja memberikan kepemimpinan, bimbingan, dan pemeliharaan bagi persatuan dan pertumbuhan gereja (lihat Kolose 2:19 ).

Gereja juga digambarkan sebagi tubuh, apa aspek-aspek gereja dalam metafora ini?

• Banyak anggota tapi Satu

• Satu Roh, tidak ada perbedaan

• Semua bagian tubuh penting

• Masing-masing anggota memiliki tempat khusus

• Semua saling membutuhkan

• Satu menderita semua ikut menderita. Satu dihormati semua dihormati. Sejiwa dan sepenanggungan

Sama seperti tubuh tidak dapat hidup tanpa kepala, ketika bagian tubuh hilang atau terluka, hidup bisa menjadi jauh lebih sulit. Kita sering kali tidak menyadari betapa pentingnya sesuatu sampai kita kehilangannya.

Jika Anda harus mengorbankan anggota tubuh atau mata, apa yang akan Anda pilih? Apa yang hal ini ungkapkan tentang betapa pentingnya setiap orang sebagai anggota gereja?


Rabu: “Awal” (dan Inisiator)

Apa hubungan antara gagasan Kristus sebagai kepala dan Dia sebagai “permulaan”? Kolose 1:18

Dalam bahasa Ibrani, kata untuk kepala ( ro’s ) dan permulaan ( rēʾšit ) saling berkaitan.

Kata rēʾšit muncul pertama kali di kejadian 1:1 – Allah menciptakan langit dan bumi.

Yesus adalah kepala umat manusia dan gereja, bukan hanya karena Inkarnasi tetapi juga karena Dia adalah Sang Pencipta.

Dalam bahasa Yunani, kata untuk permulaan (archē) memiliki arti yang luas.

Di sini “permulaan” merujuk kepada Yesus sebagai sumber atau inisiator gereja ( Kol. 1:18 ), dan karena itu sebagai Kepala gereja, sama seperti Dia adalah “permulaan” atau inisiator penciptaan.

Selain inisiator penciptaan dan gereja, apalagi peran Yesus?

Melalui kebangkitan-Nya dari antara orang mati ( Rm. 6:3-4 ), Yesus menjadi inisiator penciptaan baru.

Apa dasarnya Dia menjadi inisiator penciptaan?

Karena upah dosa adalah kematian, kemenangan-Nya atas kematian juga menunjukkan kemenangan-Nya atas dosa dan kuasa-Nya untuk menciptakan kita kembali menurut gambar-Nya.

Semua ini menunjukkan mengapa Dia adalah “yang sulung dari antara orang mati” (tentang arti “yang sulung”, lihat pelajaran hari Senin).

Kebangkitan-Nya adalah yang terpenting, meskipun bukan yang pertama (Musa adalah yang pertama, itulah sebabnya terjadi perselisihan dengan iblis mengenai tubuhnya [ Yudas 9 ]).

Tanpa kebangkitan Kristus, tidak seorang pun dapat dibangkitkan dari antara orang mati.

Mengapa Yesus memiliki keutamaan?

• Dia adalah perwujudan sempurna dari Tuhan yang tak terlihat.

• Dialah pelaku yang menciptakan segala sesuatu.

• Dia ada sebelum segala sesuatu, dan segala sesuatu dipersatukan di dalam Dia.

• Dialah kepala gereja, yang merupakan tubuh-Nya.

• Dialah inisiator Penciptaan dan penciptaan kembali.

• Ia telah menaklukkan dosa dan kematian, dan dengan demikian memperoleh hak untuk membangkitkan semua orang yang menaruh kepercayaan kepada-Nya sebagai Juruselamat.

• Yesus selalu ada, tetapi sekarang, berkat semua ini, Ia telah memiliki keutamaan sebagai Kepala umat manusia dan Kepala gereja.

Apa yang harus Anda ubah agar Anda dapat lebih merasakan keutamaan Kristus dalam hidup Anda sendiri?


Kamis: Untuk Mendamaikan Segala Sesuatu

Apakah pendamaian yang datang melalui salib itu, dan seberapa menyeluruhkah pendamaian itu? Kolose 1:19-20

Kaum Gnostik menggunakan pleroma (kepenuhan) untuk merujuk pada kuasa dan sifat ilahi, yang mereka yakini terbagi di antara berbagai aliran.

Kemungkinan besar itulah arti yang digunakan oleh para penganut ajaran sesat di Kolose.

Paulus menentang ajaran sesat itu dengan menyatakan bahwa seluruh kepenuhan keilahian tidak tersebar dalam dosis kecil kepada sekelompok roh, tetapi sepenuhnya berdiam hanya di dalam Kristus.

Paulus menggunakan kata ini ( pleroma ) untuk menggambarkan keseluruhan kasih karunia dan kuasa penyelamatan Kristus (bdk. Kis. 5:31 , 17:31 ).

Maksudnya adalah bahwa seluruh kuasa ilahi berada di dalam Kristus sebagai akibat dari kebangkitan-Nya ( Kol. 1:18 ) dan tidak ada perantara lain.

Bapa berkenan untuk membiarkan kepenuhan-Nya berdiam dalam Yesus (bandingkan Kolose 2:9 ).

Apakah “kepenuhan” ini?

Yohanes menyebutnya sebagai kemuliaan Bapa, “penuh kasih karunia dan kebenaran” ( Yohanes 1:14 ).

“Kepenuhan” itu mencakup banyak hal:

• Kekekalan

• eksistensi diri Allah

• kuasa-Nya untuk menciptakan

• menciptakan kembali.

• Kebijaksanaan-Nya dalam menaklukkan dosa dan

• Kematian melalui cara yang paling tak terbayangkan—Salib

Bagaimana caranya agar dosa benar-benar dalam dikalahkan dan diperdamaikan?

Itu diringkas dalam satu kebenaran yang mulia: Allah mengasihi—Ia mengasihi alam semesta, dan Ia sangat mengasihi kita sehingga Ia mempertaruhkan segalanya untuk menyelamatkan kita melalui kematian Kristus di kayu salib.

Kutipan:

“Surga memandang dengan duka dan takjub Kristus yang tergantung di kayu salib… Melalui kehidupan pemberontakan, Setan dan semua yang bersatu dengannya menempatkan diri mereka begitu tidak selaras dengan Allah sehingga kehadiran-Nya bagi mereka adalah api yang menghanguskan. Kemuliaan Dia yang adalah kasih akan menghancurkan mereka. Pada permulaan pertentangan besar itu, para malaikat tidak memahami hal ini. . . .”

“Tetapi tidak demikian halnya ketika pertentangan besar itu berakhir. Kemudian, setelah rencana penebusan terlaksana, sifat Allah akan dinyatakan kepada semua makhluk ciptaan. . . .”

“Kalau begitu, para malaikat pasti bersukacita ketika mereka memandang salib Juruselamat. . . . Kristus sendiri sepenuhnya memahami akibat dari pengorbanan yang dilakukan di Kalvari. Kepada semua itu Ia menantikan ketika di atas salib Ia berseru, ‘Sudah selesai.'” — Ellen G. White, The Desire of Ages , hlm. 760, 764 .


Pendahuluan

Melanjutkan pembahasan kita tentang Kolose, pelajaran minggu ini menelaah mengapa Kristus memegang keutamaan yang begitu besar dalam rencana penebusan.

  1. Yesus adalah Allah yang tak terlihat, yang menjadi terlihat (Minggu, senin)

• Paulus menggambarkan Yesus sebagai “gambar Allah yang tidak kelihatan” ( Kol. 1:15 ). Maksudnya adalah bahwa di dalam Yesus, kita akhirnya melihat seperti apa Allah itu.

• Yesus memiliki kemampuan unik untuk mengungkapkan Bapa karena Ia telah melihat Bapa ( Yoh. 1:18 ), telah ada bersama Bapa sebelum penciptaan ( Yoh. 17:5 ), dan adalah satu dengan Bapa ( Yoh. 10:30 ).

• “[Yesus] adalah pikiran Allah yang menjadi terdengar dan karakter Allah yang menjadi terlihat.” Qtly, Sun, par 2

Ia setara dengan Allah, tak terbatas dan mahakuasa…. Ia adalah Putra yang kekal dan mandiri. Ev 615 (Qtly, Fri, last par)

• Yesus bukan hanya perwujudan dari Allah yang kekal dan telah ada sebelumnya, tetapi juga sepenuhnya Allah itu sendiri.

• Ia adalah “anak sulung atas seluruh ciptaan” ( Kol. 1:15 ). Paulus menjelaskan maksudnya dengan menambahkan, “karena oleh Dialah segala sesuatu diciptakan” (ayat 16).

• Lihat Qtly, Mon, par 1

• Dia ada “sebelum segala sesuatu” (ayat 17).

• “Ungkapan Yunani tersebut dapat berarti prioritas dalam pangkat maupun waktu, tetapi dalam setiap contoh lain dalam tulisan Paulus, itu merujuk pada waktu.” Qtly, Mon, par 4

• Yesus adalah “penyebab tanpa sebab” atau “penggerak yang tak tergerakkan.”

  1. Yesus adalah awal darai kemanusiaan baru (Selasa, Rabu)

• “Dan Dialah kepala tubuh, yaitu jemaat, yang merupakan permulaan…” ( Kolose 1:18 ).

• “Di sini, ‘permulaan’ [dari kata Yunani archē] mengacu pada Yesus sebagai sumber dan inisiator gereja.” Qtly, Wed, par 2

• Paulus menggunakan kata yang serupa, archēgos, untuk menggambarkan peran Kristus sebagai “Pemimpin keselamatan kita” ( Ibrani 2:10 ), dan “Pencipta” iman kita ( Ibrani 12:2 ). Kata ini menandakan kepala suku atau keluarga ( Bilangan 13:2, 3 , Septuaginta).

• “Anak sulung dari antara orang mati…” (ayat 18; 1 Korintus 15:20; Roma 6:4-8 )

• “Kebangkitan-Nya adalah yang utama, meskipun bukan yang pertama…. Tanpa kebangkitan Kristus, tidak seorang pun dapat dibangkitkan dari kematian.” Qtly, Wed, par 2

Untuk pertama kalinya Kristus akan memberikan hidup kepada orang mati. Ketika Pangeran kehidupan dan orang-orang yang bersinar mendekati kubur, Setan merasa khawatir akan supremasinya…. Sang Juruselamat tidak berselisih dengan musuh-Nya, tetapi Ia kemudian dan di sana memulai pekerjaan-Nya untuk mematahkan kuasa musuh yang jatuh, dan menghidupkan orang mati…. Kebangkitan itu selamanya dipastikan. PP 478.4

Yesus hidup, dan karena Ia hidup, kita pun akan hidup. DA 794.6

• “Yesus adalah kepala umat manusia dan gereja, bukan hanya karena Inkarnasi,… Ia juga – melalui kebangkitan-Nya dari antara orang mati ( Rm. 6:3, 4 ) – adalah inisiator penciptaan baru.” Qtly, Wed, par 2, 3

• Dengan demikian Kristus digambarkan sebagai kepala dari umat manusia baru, melalui Dia kita menerima hidup baru melalui “kelahiran baru” ( Yoh. 1:13; 1 Yoh. 3:9; Kis. 17:28; Yoh. 15:1-8; Gal. 2:20 ).

  1. Segala sesuatu didamaikan dengan Allah melalui Yesus Kristus (Kamis)

• Melalui Kristus, Allah Bapa mendamaikan segala sesuatu dengan diri-Nya (lihat ayat 19, 20; 2 Korintus 5:19 ).

• Kristus adalah satu-satunya perantara pendamaian. Wahyu tentang karakter Allah, yang menarik semua orang kepada-Nya, tidak lengkap sampai pengorbanan di kayu salib ( Kol. 1:20 ). Lebih jauh lagi, dalam kemanusiaan Kristus, surga dan bumi dipersatukan kembali, dan melalui salib permusuhan antara Allah dan manusia dihancurkan (ayat 21, 22; Ef. 2:13-16 ).

Kesimpulan

Salib Kalvari menantang, dan pada akhirnya akan menaklukkan, setiap kekuatan duniawi dan neraka…. Salib adalah pusat daya tarik utama, karena di atasnya Kristus menyerahkan nyawa-Nya bagi umat manusia. Pengorbanan ini dipersembahkan untuk memulihkan manusia kepada kesempurnaan asalnya; bahkan lebih dari itu.

Pengorbanan ini dipersembahkan untuk memberikan transformasi karakter secara menyeluruh, menjadikannya lebih dari seorang penakluk…. [ Yoh. 12:31 dikutip]. Jika salib tidak menemukan pengaruh yang menguntungkan, ia menciptakan pengaruh.

Melalui generasi demi generasi, kebenaran untuk zaman ini diungkapkan sebagai kebenaran masa kini. Kristus di kayu salib adalah media di mana belas kasihan dan kebenaran bertemu, dan keadilan dan perdamaian berciuman. Inilah cara yang akan menggerakkan dunia. 7ABC 457.4, 5]


Pertanyaan untuk pelajaran interaktif

  1. Surat Paulus kepada Jemaat Kolose
  • Ceritakan sedikit latar belakang tentang surat Paulus yang diilhami dari penjara kepada orang-orang Kristen di Kolose.
  • Siapakah Epafras itu? ( Kolose 1:3-8, 4:12 )
  • Pelajaran apa yang dapat kita ambil dari pertumbuhan komunitas Kristen di Kolose?
  1. Doa Paulus untuk orang Kristen di Kolose
  • Kolose 1:9-12 Apa pendapat Anda tentang doa Rasul Paulus di awal suratnya?
  • Sungguh suatu berkat besar memiliki seseorang yang mendoakan Anda. Siapa yang pernah menjadi pejuang doa dalam hidup Anda?
  1. Wahyu agung Paulus tentang Yesus Kristus
  • Yesus Kristus: Sang Penebus
  • Kolose 1:13-14 Wahyu penting apakah tentang Yesus Kristus yang disampaikan Rasul Paulus di awal suratnya yang diilhami dari penjara kepada orang-orang Kristen di Kolose?
  • Di bagian mana lagi dalam Kitab Suci kita menemukan ajaran yang jelas bahwa keselamatan datang melalui iman kepada Yesus dan apa yang telah Dia lakukan bagi kita? (Yohanes 3:16, 1 Petrus 2:21-24 , dll.)
  • Yesus Kristus: Gambaran Allah yang Tak Terlihat
  • Kolose 1:15a Apa arti ungkapan “gambar Allah yang tidak kelihatan”? ( Kolose 1:19, Ibrani 1:1-3, Yohanes 14:9, 10:30 , dll.)
  • Di manakah Anda melihat gambaran Allah yang tak terlihat paling jelas terungkap dalam kehidupan Yesus?
  • Yesus Kristus: Anak Sulung atas seluruh ciptaan
  • Kolose 1:15b Apa arti ungkapan “anak sulung di atas seluruh ciptaan”?
  • Apa alasan yang diberikan Rasul Paulus mengapa Yesus disebut sebagai anak sulung atas seluruh ciptaan? Kolose 1:16-17 (lihat juga Yohanes 1:1-3)
  • Yesus Kristus: Kepala gereja
  • Kolose 1:18 Mengapa penting untuk mengingat bahwa Yesus Kristus adalah kepala gereja? (lihat juga Kolose 2:10, 18-19 )
  • Kolose 1:19-22 Bagaimana Allah Bapa mendamaikan segala sesuatu dengan diri-Nya melalui Anak-Nya, Yesus Kristus?
  1. Pertanyaan diskusi
  • Apa pendapat Anda tentang wahyu agung Kristus yang diberikan oleh Rasul Paulus dalam suratnya yang diilhami dari penjara kepada orang-orang Kristen di Kolose?
  • Bagaimana tanggapan pribadi Anda ketika Anda merenungkan semua yang telah Allah lakukan untuk membebaskan Anda dari kuasa kegelapan dan menebus Anda? ( Kolose 1:13 )

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *