PERNYATAAN MISI

Misi kita

Menjadikan murid Yesus Kristus, yang hidup sebagai saksi-Nya yang penuh kasih dan memberitakan kepada semua orang Injil yang kekal dari Pekabaran Tiga Malaikat sebagai persiapan untuk kedatangan-Nya yang segera (Matius 28: 18-20, Kisah 1: 8, Wahyu 14: 6-12).

Metode kita

Dibimbing oleh Alkitab dan Roh Kudus, umat Advent Hari Ketujuh menjalankan misi ini melalui kehidupan seperti Kristus, berkomunikasi, memuridkan, mengajar, menyembuhkan, dan melayani.

Visi kita

Selaras dengan wahyu Alkitab, umat Advent Hari Ketujuh melihat puncak rencana Allah sebagai pemulihan seluruh ciptaan-Nya agar selaras sepenuhnya dengan kehendak dan kebenaran-Nya yang sempurna.

PENDAHULUAN

Shalom, periode lima tahunan (2020-2025) dari tema gereja kita I Will Go telah berakhir. Namun tema ini I Will Go akan berlanjut dari 2026-2030.

General Conference telah menyusun rencana strategi lima tahun yang akan datang, dimana masing-masing gereja dapat menjadikannya sebagai acuan dalam membuat program jemaat.

Rencana strategi tersebut berupa panduan dan garis besar. Untuk rinciannya, setiap jemaat dapat membuatnya melalui rapat kerja jemaat. Kemudian dituangkan dalam rencana kerja jemaat.

Allah telah memanggil Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh untuk misi kenabian dan pesan penebusan dari Kitab Suci, sebagaimana dinyatakan oleh Tiga Malaikat dalam Wahyu 14:6-12.

Roh Kudus memberi kuasa dan mengarahkan Gereja dalam memenuhi misi ini dan mewartakan pesan ini.

Allah memanggil setiap anggota gereja untuk dengan penuh kasih mewartakan Injil yang kekal dengan menggunakan karunia-karunia rohani yang telah Dia berikan kepada mereka. Dia juga memanggil setiap entitas Advent untuk misi pemulihan dan penebusan ini.

Kedatangan Yesus Kristus yang segera mendorong kita untuk segera memajukan misi dan pesan Advent yang unik ini.

Keberhasilannya membutuhkan hubungan yang erat dengan Allah, dipupuk melalui doa, dipupuk melalui pembelajaran Alkitab, dan dikuatkan melalui misi dan pelayanan.

Hal ini juga membutuhkan identitas Advent yang kuat dan khas yang berlabuh di dalam Kristus dan kebenaran-Nya, serta rasa persatuan yang mendalam melalui Roh Kudus.

Hal ini memberi umat Advent Hari Ketujuh fondasi yang kokoh bagi misi mereka bagi setiap bangsa, suku, bahasa, dan kaum.

Seluruh umat Advent Hari Ketujuh berkomitmen untuk setia memenuhi tujuan suci menjangkau dunia dan terhubung dengan gerakan Advent Kristus yang berskala global, namun implementasi strategisnya bersifat lokal.

Rencana strategis ” Aku Akan Pergi” memiliki visi yang luas yang berupaya menyelaraskan sumber daya dengan tujuan yang terukur dan mengharapkan semua entitas gereja dan anggota gereja untuk mengimplementasikan rencana aksi mereka sendiri.

Melalui kuasa dan otoritas Roh Kudus, Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh akan berfokus pada empat prioritas strategis.

BAGAIMANA MEMULAI RENCANA STRATEGI I WILL GO?

Ada 5 langkah.

I. DIMULAI DARI PERNYATAAN MISI.

Menurut buku panduannya, itu dimulai dari pernyataan misi gereja kita.

Apakah pernyataan misi gereja kita?

Menjadikan murid Yesus Kristus, yang hidup sebagai saksi-Nya yang penuh kasih dan memberitakan kepada semua orang Injil yang kekal dari Pekabaran Tiga Malaikat sebagai persiapan untuk kedatangan-Nya yang segera (Matius 28: 18-20, Kisah 1: 8, Wahyu 14: 6-12).

Pernyataan misi ini sama untuk seluruh dunia. Tidak boleh ada gereja yang membuat misi yang berbeda.

Dalam pernyataan misi ini paling tidak ada 3 aspek yang kita bisa lihat.

A. Pemuridan.

Apakah itu pemuridan? Proses belajar mengasihi dan mengikuti Yesus, serta menjadi semakin serupa dengan-Nya dalam sikap dan tindakan kita.

Pemuridan juga berarti berusaha memuridkan orang lain yang ingin melakukan hal yang sama. Pemuridan paling sering terjadi dalam hubungan dengan seorang mentor.

Dalam bahasa Yunani pemuridan dari kata, mathēteuō , artinya menjadikan murid. Ini bisa berarti memberitakan Injil agar orang-orang bertobat kepada Kristus dan menjadi orang Kristen, dan dengan demikian, menjadi murid.

Jadi, “menjadikan murid” artinya “membuat mereka bertobat kepada Yesus.”

Itu bisa juga berarti seluruh proses pertobatan, baptisan, dan pengajaran jalan Yesus sebagaimana digunakan dalam Matius 28:19-20.

Jadi, Prosesnya sangat panjang. Prosesnya seumur hidup. Jadi, buatlah mereka bertobat. Baptislah mereka.

Lalu, habiskan seumur hidup untuk mengajar mereka, menaati semua yang Yesus katakan.

B. Memberitakan Injil Kekal

Memberitakan Injil berarti memberitakan “kabar baik” (euangelion) tentang kehidupan, kematian, kebangkitan Yesus Kristus, kedatangannya kedua kali dan keselamatan yang ditawarkan melalui iman kepada-Nya, memanggil orang untuk bertobat dan hidup baru dalam kuasa Allah, bukan bujukan manusia, untuk memuliakan Allah dan membawa orang kepada Kristus.

Dalam pemberitaan injil, akan banyak metode, cara, sarana serta media yang digunakan. Tergantung situasi masing-masing jemaat.

C. Persiapan kedatangan Yesus Kedua kali.

Mempersiapkan artinya menjalani kehidupan dengan iman yang aktif, mengikuti ajaran-ajaran-Nya setiap hari, berdoa, mempelajari kitab suci, menunjukkan kasih dan belas kasihan, bertobat atas dosa-dosa, dan tetap waspada secara rohani dan siap, seolah-olah Dia bisa datang kapan saja.

Dalam mempersiapkan ini termasuk disana pemurida dan pemberitaan injil. Akan banyak sarana yang diperlukan dalam persiapan kedatangan Yesus kedua kali. Jemaat dapat membuatnya lebih rinci.


II. MELAKUKAN PENELITIAN/EVALUASI

Berangkat dari pernyataan misi maka langkah berikutnya adalah membuat riset/penelitian/evaluasi. Sering kali program dibuat tanpa ada evaluasi.

Apa yang perlu diteliti atau dievaluasi?

Tentu saja banyak. Intinya seluruh kehidupan jemaat. Termasuk evaluasi rencana kerja jemaat tahun sebelumnya.

Karena seringkali program kerja dibuat tanpa ada evaluasi dan ini kurang baik dalam organisasi.

Apa tujuan Evaluasi?

Tujuan evaluasi adalah untuk menilai efektivitas, efisiensi, relevansi, dan keberlanjutan suatu program, proyek, atau kebijakan, serta untuk memberikan data dan informasi yang akurat untuk pengambilan keputusan selanjutnya.

Evaluasi membantu mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan, mengukur kemajuan terhadap tujuan, dan menentukan apakah program perlu dilanjutkan, diperbaiki, atau dihentikan.

Misalnya evaluasi reaping, yaitu KKR yang dilakukan 4 kali setahun. Contoh lainnya, mengapa minat anggota sangat rendah berdoa dan belajar Alkitab? Ini perlu di teliti. Evaluasi.

Dari hasil penelitian atau evaluasi tersebut, maka dibuat kebijakan/program/kegiatan.


III. MASUKAN DEPARTEMEN/PEMIMPIN/ANGGOTA JEMAAT

Selain evaluasi, kemudian masukan-masukan dari berbagai kalangan, seperti para tua-tua gereja, departemen, pendeta, anggota-anggota jemaat, dll.

Setelah semua evaluasi dan masukan, maka kita akan menemukan dan menentukan apa isu-isu/kebutuhan gereja yang diperlukan.

Kebutuhan-kebutuhan itu akan didaftarkan untuk dibuat dalam bentuk program yang garis besarnya sudah disediakan, yaitu I Will Go Strategic Focus atau rencana strategi.

Maka tahap berikutnya, yang ketiga adalah membuat Rencana Strategi


IV. RENCANA STRATEGIS

Apakah itu rencana strategis

Rencana Strategis (Renstra) adalah dokumen perencanaan organisasi yang menjelaskan visi, misi, tujuan, strategi, kebijakan, program, dan kegiatan untuk mencapai hasil yang diinginkan dalam periode waktu tertentu, biasanya lima tahun.

Renstra berfungsi sebagai panduan untuk mengambil keputusan, mengalokasikan sumber daya, dan memastikan semua kegiatan terarah untuk mencapai tujuan jangka menengah dan panjang organisasi.

Komponen utama dalam Renstra:

 Visi dan Misi: Pernyataan yang menggambarkan kondisi ideal yang ingin dicapai dan cara untuk mencapainya. 

 Tujuan dan Sasaran: Target-target spesifik yang terukur untuk mewujudkan visi dan misi. 

 Strategi: Cara atau pendekatan yang akan digunakan untuk mencapai tujuan dan sasaran. 

 Kebijakan: Aturan atau pedoman yang harus diikuti dalam pelaksanaan strategi. 

 Program dan Kegiatan: Serangkaian tindakan spesifik yang akan dilaksanakan untuk mengimplementasikan strategi dan kebijakan.

Manfaat Renstra:

• Memberikan kerangka dasar untuk perencanaan dan pengambilan keputusan lainnya.

• Meningkatkan kualitas pelayanan dan manajemen sumber daya organisasi.

• Menjadi titik awal untuk penilaian kinerja manajer dan organisasi.

• Membantu mengembangkan strategi yang efektif dan menciptakan prioritas yang jelas.

• Menyelaraskan semua upaya dan sumber daya untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan.


Rencana Strategis Sudah ditetapkan oleh General Conference. Ada 4 bagian: Persekutuan dengan Tuhan, Identitas dalam Kristus, Bersatu melalui Roh Kudus, Missi untuk semua.

Keempat prioritas ini menjadi landasan rencana strategis I WILL GO untuk tahun 2025-2030.

1. PERSEKUTUAN DENGAN TUHAN (COMMUNION WITH GOD)

Umat Advent Hari Ketujuh akan bertumbuh menjadi murid yang dewasa secara rohani melalui persekutuan harian dengan Tuhan. (Mazmur 16:8; Lukas 6:12; Yohanes 14:23; 1 Yohanes 1:3; Wahyu 3:20)

  • Didorong oleh Roh Kudus, hubungan yang lebih dalam dengan-Nya dipupuk melalui doa (Markus 11:24; Kisah Para Rasul 2:41-47; Roma 8:26; 1 Tesalonika 5:16-18; Filipi 4:6)
  • Mempelajari Kitab Suci, (Ams. 4:10-13; Mat. 4:4; 2 Tim. 2:15; 3:16-17; Ibr b. 4:12)
  • Misi dan pelayanan (Amsal 11:25)
  • Penatalayanan (Mazmur 24:1; Amsal 3:9; Mat. 25:21; 1 Kor. 4:2; Kol. 3:23-24)
  • Penerapan petunjuk Roh Nubuat yang diilhami (Amos 3:7; 2 Taw. 20:20; Wahyu 12:17; 19:10)

TUJUAN TERUKUR (MEASURALE GOL):

Tujuan terukur maksudnya sasaran spesifik yang punya indikator jelas (angka, persentase) dan tenggat waktu untuk melacak kemajuan, sehingga Anda tahu persis kapan tujuan tercapai.

Peningkatan signifikan dalam:

A. Waktu yang dihabiskan dalam doa harian yang tidak terburu-buru, studi Alkitab, dan meditasi tentang kehidupan Kristus dan tema-tema Alkitab

Penanggung jawab:____

Baca: Yos. 1:8; Mzm. 1:2, 63:6, 77:12, 119:15, 97, 145:5; Ellen G. White, Kerinduan Segala Zaman , hlm. 82-83, 207, 271; Testimonies for the Church , vol. 5, hlm. 112-13.

B. Partisipasi dalam ibadah keluarga harian

Penanggung jawab:____

C. Penggunaan panduan belajar Alkitab Sekolah Sabat setiap hari untuk semua umur

Penanggung jawab:____

D. Partisipasi mingguan dalam pertemuan doa atau kelompok kecil

Penanggung jawab:____

E. Pembacaan mingguan tulisan Ellen G. White

Penanggung jawab:____

F. Kehadiran ibadah mingguan di Sekolah Sabat dan kebaktian gereja

Penanggung jawab:____

G. Mempraktikkan prinsip-prinsip penatalayanan waktu, talenta, persepuluhan, persembahan, dan Kesehatan.

Penanggung jawab:____


2. IDENTITAS DALAM KRISTUS (IDENTITY IN CHRIST)

Pada bagian ini adalah untuk menegaskan identitas kita sebagai anak-anak Allah. Melalui:

  • Kita hidup dalam Kristus
  • Berakar dan berdasar pada iman dan kebenaran
  • Menaati perintah-perintah Allah
  • Mencari perkara yang diatas
  • Menghasilkan buah dalam setiap pekerjaan yang baik

o Referensi Alkitab: Ef. 2:4, 3:17; Kol. 1:10, 11; 2:7; 3:1, 2; Yoh. 14:15; 15:1-8; Why. 12:17; 14:12

  • Melalui kuasa Roh Kudus, gerakan Advent dipersatukan dalam kasih
  • Dengan sukacita membagikan injil kekal kepada dunia
  • Menekankan pentingnya pesan pengharapan nubuatan akhir zaman

TUJUAN TERUKUR (MEASURABLE GOL)

Tujuan terukur maksudnya sasaran spesifik yang punya indikator jelas (angka, persentase) dan tenggat waktu untuk melacak kemajuan, sehingga Anda tahu persis kapan tujuan tercapai.

Peningkatan signifikan dalam:

A. Penerimaan dan pengamalan kepercayaan yang berdasarkan Alkitab dan berpusat pada Kristus, dengan penekanan khusus pada doktrin-doktrin gereja yang khas dan unik, yang menunjuk pada Tuhan yang penuh kasih dan pengasih.

Penanggung jawab:____

Apakah doktrin khas dan unik yang dimaksud?

Mengingat data yang diterima dari ladang dunia, disarankan agar penekanan khusus diberikan kepada Kepercayaan Fundamental (FB) berikut:

  • Alkitab dan penafsirannya (FB 1);
  • Tritunggal (FB 2);
  • Roh Kudus (FB 5);
  • Penciptaan (FB 6);
  • Keselamatan melalui iman (FB 10);
  • Keadaan orang mati, kuasa doa atas sihir, dan spiritualisme (FB 11, FB 26);
  • Gereja sisa (FB 12, FB 14);
  • Karunia Nubuat (FB 18);
  • Sabat (FB 20);
  • Tempat kudus/Penghakiman investigasi (FB 24); dan
  • Kedatangan Kedua (FB 25).

Atau doktrin lain yang menjadi isu digereja kita setempat.

B. Memahami, mengalami, dan berbagi sukacita pengampunan (pembenaran) dan kekudusan (pengudusan) melalui kuasa (kebenaran) Kristus

Penanggung jawab:____

C. Pemahaman dan praktik gaya hidup holistik berbasis Alkitab 3 yang mengekspresikan hubungan kita dengan Kristus dan mengundang semua orang lain kepada kehidupan Allah yang berkelimpahan

Penanggung jawab:____

Apakah praktek gaya hidup yang dimaksud?

Mengingat data yang diterima dari lapangan dunia, disarankan agar penekanan khusus diberikan pada

  • Prinsip-prinsip hidup sehat (FB 22) dan
  • Pandangan alkitabiah tentang pernikahan dan keluarga (FB 23).

D. Pengetahuan dan penegasan identitas Advent dan pimpinan Tuhan sepanjang sejarah Advent.

Penanggung jawab:____

Baca: Ellen G. White, Life Sketches, 196.


3. PERSATUAN DALAM TUBUH KRISTUS MELALUI ROH KUDUS (UNITY THROUGH THE HOLY SPIRIT)

Gereja kita dipersatukan dalam tubuh Kristus melalui Roh Kudus. Kesatuan itu di ekspresikan melalui: Pengajaran Firman (Roma 12:1-14; 1 Korintus 12; Efesus 4:1-16; Yohanes 16:5-15; 17:1-26)

  • Persekutuan yang penuh kasih (Ams. 4:2; Mal. 2:6; 1 Tim. 6:3; 2 Tim. 4:3) Ibadah (Kisah Para Rasul 2:41-47) Kesaksian (Ibrani 10:25, 1 Petrus 2:5)
  • Melayani kebutuhan orang lain (Mat. 4:19; 24:14; 1 hewan peliharaan. 3:15)
  • Mempersiapkan diri untuk hujan akhir Roh Kudus (Lukas 4:40; Yakobus 1:27)
  • Bersatu membagikan pekabaran 3 malaikat di Wahyu 14:6-12 (2 Korintus 5:17-20)

TUJUAN TERUKUR:

Tujuan terukur maksudnya sasaran spesifik yang punya indikator jelas (angka, persentase) dan tenggat waktu untuk melacak kemajuan, sehingga Anda tahu persis kapan tujuan tercapai.

Peningkatan signifikan dalam:

A. Anggota gereja merangkul kesatuan gereja sedunia dalam tubuh Kristus melalui kebenaran Alkitab sebagaimana dipahami oleh Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh, dipimpin oleh Roh Kudus

Penanggung jawab:____

B. Hubungan kerja sama lintas gereja, organisasi, dan batas/struktur kelembagaan untuk memajukan misi

Penanggung jawab:____

C. Komunitas dan keharmonisan di gereja-gereja lokal dan organisasi-organisasi gereja di semua tingkatan struktur gereja, melalui kuasa Roh Kudus dan pelatihan dalam rekonsiliasi alkitabiah dan resolusi konflik.

Penanggung jawab:____

D. Komitmen untuk tidak menoleransi kekerasan fisik, emosional, spiritual, dan seksual melalui peninjauan kebijakan secara berkala, pemeriksaan latar belakang jika memungkinkan, dan tindakan yang jelas dan cepat untuk menangani kekerasan.

Penanggung jawab:____

E. Penghargaan lintas budaya, rasa hormat, misi untuk, dan kepedulian terhadap semua kelompok masyarakat, termasuk masyarakat miskin, masyarakat rentan, dan penyandang disabilitas.

Penanggung jawab:____

4. MISSI UNTUK SEMUA (MISSON FOR ALL)

Diperlengkapi dan diberdayakan oleh Roh Kudus, anggota Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh dan badan-badan gereja terlibat dalam pewartaan pribadi dan publik tentang “Injil yang kekal … kepada segala bangsa dan suku dan bahasa dan kaum” (Wahyu 14:6).

Amanat Agung untuk menjadikan murid menuntut cara-cara kreatif dan modern sambil tetap setia pada pendekatan holistik Kristus terhadap misi.

Berikut pendekatan Yesus dalam misi:

  • Kristus berbaur,
  • menunjukkan simpati,
  • melayani kebutuhan,
  • memenangkan kepercayaan,
  • lalu mengundang orang untuk mengikuti-Nya.

Apa Tujuan pendekatan ini?

Tujuannya adalah untuk menunjukkan minat yang tulus kepada orang-orang, memimpin mereka kepada Kristus dan mengundang mereka untuk bersatu dengan Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh sebagai murid Kristus yang menjadikan murid.

TUJUAN TERUKUR

Tujuan terukur maksudnya sasaran spesifik yang punya indikator jelas (angka, persentase) dan tenggat waktu untuk melacak kemajuan, sehingga Anda tahu persis kapan tujuan tercapai.

Peningkatan signifikan dalam:

A. Jumlah anggota gereja yang membagikan Injil dan menjadikan murid.

Penanggung jawab:__________

B. Pekerjaan pembinaan rohani dan pelatihan penginjilan setelah baptisan agar orang percaya baru menjadi bagian dari Keterlibatan Seluruh Anggota dalam misi Kristus

Penanggung jawab:_______

C. Kelompok baru umat percaya Advent Hari Ketujuh di seluruh dunia, khususnya di wilayah perkotaan, di Jendela 10/40, dan di antara orang-orang Pasca-Kristen.

Penanggung jawab:_____

D. Misi oleh kaum muda dan untuk kaum muda

Penanggung jawab:___

E. Keterlibatan misi oleh semua entitas gereja melalui promosi kesehatan holistik, perawatan kemanusiaan, pendidikan, dan penjangkauan kepada para pengungsi

Penanggung Jawab:_____

F. Penggunaan media tradisional dan baru untuk mewartakan Pekabaran Tiga Malaikat dan menghubungkan orang-orang dengan kelompok-kelompok ibadah Advent

Penanggung jawab:______

ALUR RENCANA STRATEGIS DARI GC-JEMAAT

Setiap entitas gereja dan setiap anggota jemaat Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh memiliki peran untuk dijalankan dalam memenuhi Rencana Strategis ” Aku Akan Pergi” .

Dengan kuasa Roh Kudus dan melalui berbagai rencana aksi yang disesuaikan dengan konteks lokal, kita dimampukan untuk mencapai 22 tujuan terukur yang telah ditetapkan untuk kurun waktu lima tahun 2025-2030.

Tabel berikut menguraikan peran administratif dan pribadi yang unik di dalam Gereja dan mendorong partisipasi terpadu untuk menjangkau dunia bagi Kristus.

SiapaMelakukan apa
General ConferenceCiptakan visi untuk strategi global dan hasilkan pelatihan dan sumber daya yang relevan untuk mendukung entitas Gereja dalam memenuhi strategi dalam konteks lokal mereka.   Mengembangkan rencana aksi berkoordinasi dengan Divisi Dunia yang membahas 22 tujuan terukur dan menyelaraskan sumber daya manusia, keuangan, dan teknologi. Melakukan penilaian berkelanjutan terkait efektivitas implementasi Rencana Strategis I Will Go .
DivisiMenyampaikan visi strategi global kami yang dikontekstualisasikan secara geografis dan demografis ke wilayah mereka masing-masing.   Mengembangkan rencana aksi dalam koordinasi dengan Serikat Pekerja yang menangani 22 tujuan yang terukur dan menyelaraskan sumber daya manusia, keuangan, dan teknologi sebagaimana mestinya.
UniMerancang kampanye kesadaran dan mekanisme akuntabilitas untuk strategi yang telah dikontekstualisasikan dengan wilayah masing-masing.   Mengembangkan rencana aksi dalam koordinasi dengan Konferensi yang membahas 22 tujuan yang terukur dan menyelaraskan sumber daya manusia, keuangan, dan teknologi sebagaimana mestinya.
Daerah/KonferenceBerinteraksi dengan pendeta dan pemimpin gereja lokal tentang cara menerapkan strategi untuk gereja lokal mereka yang relevan dan responsif terhadap lokasi mereka.   Mengembangkan rencana aksi dalam koordinasi dengan Gereja Lokal yang membahas 22 tujuan yang terukur dan menyelaraskan sumber daya manusia, keuangan, dan teknologi sebagaimana mestinya.
Gereja LokalMenginspirasi anggota gereja dan menerapkan strategi yang telah disesuaikan untuk kota dan komunitas di wilayah jangkauan mereka.   Mengembangkan rencana tindakan dalam koordinasi dengan Anggota Gereja yang membahas 22 tujuan yang terukur dan menyelaraskan sumber daya manusia, keuangan, dan teknologi sebagaimana mestinya.
Anggota Gereja LokaLAmbil tanggung jawab pribadi atas misi Gereja dan terlibatlah secara aktif dalam memainkan peran untuk menjangkau dunia bagi Kristus.   Mengembangkan tujuan untuk pelayanan pribadi dalam koordinasi dengan para pemimpin Gereja Lokal dan mempraktikkan prinsip-prinsip pengelolaan yang holistik.
Lembaga GerejaTekankan budaya berpikir bahwa setiap lembaga gereja ada terutama untuk memajukan misi dan membuat upaya yang disengaja untuk menghubungkan titik-titik antara keberadaan mereka dan harapan ini.   Mengembangkan rencana aksi dalam koordinasi dengan Entitas Sponsor yang membahas 22 tujuan yang terukur dan menyelaraskan sumber daya manusia, keuangan, dan teknologi sebagaimana mestinya.

V. EVALUASI

Evaluasi adalah proses sistematis untuk mengukur dan menilai nilai atau efektivitas suatu program, proyek, atau kinerja dengan mengumpulkan dan menganalisis data.

Tujuannya adalah untuk menghasilkan informasi yang dapat digunakan untuk pengambilan keputusan, perbaikan berkelanjutan, dan akuntabilitas.


Untuk menilai dampak rencana strategis Gereja dan membentuk perencanaan strategis masa depan, penelitian akan ditugaskan dalam kurun waktu lima tahun 2025-2030 yang akan mengukur sejauh mana Tujuan Terukur yang dinyatakan telah tercapai.

Untuk skala jemaat dapat dilakukan penilaian/evaluasi setiap tahun atau pun lima tahunan, oleh jemaat setempat dan daerah.

Pencapaian banyak Tujuan yang tercantum akan diukur melalui survei terhadap anggota gereja dan beberapa karyawan denominasi.

Instrumen untuk proyek penelitian tersebut akan diselaraskan dengan Tema dan Tujuan rencana strategis ini.

Selain survei sikap, persepsi, praktik, dan keyakinan, gembala/penatua/departemen jemaat masing-masing harus membuat penilaian sendiri tentang sejauh mana mereka telah mencapai Tujuan rencana strategis dan sejauh mana Tujuan tersebut telah tercapai atau belum.

Proses penelitian dan evaluasi ini akan menjadi landasan utama bagi perencanaan strategis untuk tahun-tahun berikutnya.

PROSES RENCANA STRATEGIS

Tinjauan Konseptual I Will Go: Perencanaan dan Implementasi (Chart)

Proses Perencanaan Strategis

Download Strategic Plan 2026-2030

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *